HUKUM ADAT HATAM SANKSI ATAS KASUS PEMBUNUHAN DALAM TRADISI LOKAL
Keywords:
HUKUM ADAT HATAM SANKSI ATAS KASUS PEMBUNUHAN DALAM TRADISI LOKALAbstract
Di tengah dominasi sistem hukum formal modern, masyarakat adat Hatam tetap mempertahankan nilai-nilai tradisional yang menempatkan keseimbangan, harmoni sosial, dan pemulihan hubungan sebagai inti dari penegakan keadilan. Melalui pendekatan deskriptif dan reflektif, buku ini menguraikan bagaimana mekanisme hukum adat bekerja dalam menyelesaikan kasus pembunuhan, mulai dari proses musyawarah adat, peran tokoh adat, hingga bentuk-bentuk sanksi yang diberikan kepada pelaku. Sanksi tersebut tidak semata-mata bersifat menghukum, tetapi juga mengandung nilai pemulihan, tanggung jawab moral, dan rekonsiliasi antara pihak pelaku dan korban. Lebih jauh, buku ini mengungkap filosofi di balik sanksi adat yang menekankan pentingnya menjaga keharmonisan komunitas dan mencegah konflik berkepanjangan. Pembaca akan menemukan bahwa hukum adat tidak hanya berfungsi sebagai alat kontrol sosial, tetapi juga sebagai sarana pendidikan nilai dan pelestarian budaya. Dengan bahasa yang komunikatif dan berbasis realitas sosial, buku ini sangat relevan bagi semua kalangan baik para akademisi, praktisi hukum, pemerhati budaya, serta masyarakat umum yang ingin memahami bagaimana hukum adat tetap hidup dan berperan dalam menyelesaikan persoalan hukum di tingkat lokal maupaun pemangku kebijakan. Buku ini sekaligus menjadi refleksi penting tentang keberadaan dan kontribusi hukum adat dalam sistem hukum nasional Indonesia.