Pemberdayaan Masyarakat Melalui Edukasi Hidroponik Wick System dengan Media Baskom
DOI:
https://doi.org/10.64499/jaka.v3i2.215Kata Kunci:
Hidroponik, Media Baskom, Pemberdayaan Masyarakat, Pertanian Perkotaan, Wick SystemAbstrak
Keterbatasan lahan pertanian di wilayah perkotaan menjadi tantangan dalam pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat, khususnya sayuran segar. Salah satu solusi yang dapat diterapkan adalah sistem hidroponik, khususnya wick system, yang bersifat sederhana, ekonomis, dan mudah diaplikasikan di lahan sempit. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui edukasi dan praktik penerapan hidroponik wick system menggunakan media baskom sebagai wadah tanam. Kegiatan dilaksanakan pada Agustus 2025 di Pondok Pesantren Modern Bani Tamim, Kabupaten Tangerang, dengan melibatkan 45 peserta. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pemberian materi, praktik langsung, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta yang signifikan, ditunjukkan oleh kenaikan rata-rata nilai dari 69,76 pada pre-test menjadi 86,83 pada post-test atau meningkat sekitar 24,47%. Analisis statistik menggunakan uji-t sampel berpasangan menghasilkan nilai signifikansi 0,00 (<0,05), yang menunjukkan bahwa kegiatan edukasi berpengaruh nyata terhadap peningkatan pemahaman peserta. Kegiatan ini juga meningkatkan kesadaran peserta dalam memanfaatkan media sederhana dan ramah lingkungan untuk pertanian perkotaan. Dengan demikian, edukasi hidroponik wick system berbasis media baskom terbukti efektif sebagai upaya pemberdayaan masyarakat dan solusi pertanian berkelanjutan di wilayah perkotaan.



