EKONOMI BERAS INDONESIA PADA DASAWARSA PERTAMA REFORMASI 1998-2008
Kata Kunci:
Ekonomi Beras, Indonesia, Dasawarsa Pertama, ReformasiAbstrak
Buku Ekonomi Beras Indonesia pada Dasawarsa Pertama Reformasi (1998–2008) ini hadir sebagai refleksi kritis atas dinamika ekonomi-politik perberasan nasional dalam periode transisi yang sangat menentukan. Dasawarsa pertama reformasi bukan sekadar perubahan rezim politik, tetapi juga pergeseran paradigma dalam pengelolaan ekonomi, termasuk sektor pangan strategis seperti beras. Melalui kumpulan refleksi yang tajam, buku ini mengajak pembaca memahami bahwa persoalan beras di Indonesia tidak pernah berdiri sebagai isu teknis semata, melainkan merupakan simpul kompleks antara kebijakan ekonomi, kepentingan politik, struktur pasar, dan keberpihakan negara terhadap rakyat, khususnya petani. Secara umum, buku ini menggambarkan bagaimana perubahan paradigma dari peran negara yang kuat menuju pendekatan pasar (laissez-faire) telah membawa konsekuensi serius terhadap ketahanan pangan nasional. Pada masa awal reformasi, liberalisasi kebijakan, termasuk pembukaan keran impor dan pelemahan intervensi negara, dipandang sebagai solusi untuk meningkatkan efisiensi. Namun, sebagaimana diuraikan dalam berbagai refleksi yang ada di buku ini, kebijakan tersebut justru melahirkan paradoks: petani tidak memperoleh harga yang layak, sementara konsumen tetap menghadapi harga beras yang tinggi dan tidak stabil.