MODEL PEMBELAJARAN CONNECTING ORGANIZING, REFLECTING, DAN EXTENDING (CORE) TERINTEGRASI COGNITIVE CONFLICT STRATEGY
Kata Kunci:
MODEL PEMBELAJARAN CONNECTING ORGANIZING, REFLECTING, DAN EXTENDING (CORE) TERINTEGRASI COGNITIVE CONFLICT STRATEGYAbstrak
Model Pembelajaran Connecting organizing, reflecting, dan extending (CORE) terintegrasi cognitive conflict strategy ini dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan media belajar yang mengacu pada standar Kurikulum yang berlaku. Selain sesuai dengan standar pembelajaran yang berlaku saat ini, penyajian materi buku ini juga kami sajikan secara sistematis, sederhana, dan komunikatif sehingga mudah dimengerti siswa. Buku ini juga dilengkapi dengan format soal yang mengakomodasi psikomotorik. Model ranah Pembelajaran kognitif, afektif, Connecting dan organizing, reflecting, dan extending (CORE) terintegrasi cognitive conflict strategy ini disusun dengan mengacu pada pendekatan Pembelajaran Terintegrasi cognitive conflict strategy. Pendekatan Pembelajaran Terintegrasi cognitive conflict strategy ini memandang sebagai kegiatan manusia dan harus dikaitkan dengan realitas. Kreativitas harus dekat dan relevan dengan kehidupan siswa sehari-hari. Selanjutnya, Connecting organizing, reflecting, dan extending (CORE) terintegrasi cognitive conflict strategy dikemas sebagai proses “memberikan masalah nyata yang terbimbing”. Di sini siswa dapat mengalami proses yang sama dengan proses penemuan ide dan konsep Connecting organizing, reflecting, dan extending (CORE) terintegrasi cognitive conflict strategy. Proses penemuan kembali ide dan konsep Connecting organizing, reflecting, dan extending (CORE) terintegrasi cognitive conflict strategy ini dilakukan melalui pembelajaran secara horizontal dan secara vertikal.