<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" href="https://jurnal.globalaksarapers.com/lib/pkp/xml/oai2.xsl" ?>
<OAI-PMH xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/
		http://www.openarchives.org/OAI/2.0/OAI-PMH.xsd">
	<responseDate>2026-06-13T02:57:34Z</responseDate>
	<request metadataPrefix="oai_dc" verb="ListRecords">https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/oai</request>
	<ListRecords>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.globalaksarapers.com:article/2</identifier>
				<datestamp>2024-07-19T15:04:55Z</datestamp>
				<setSpec>eduaksara:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Mengenal Berbagai Learning Managemen System (LMS) sebagai Media Pembelajaran Jarak Jauh di Madrasah  Selama Pandemi Covid-19</dc:title>
	<dc:creator>Mahfudhillah, Hamim Thohari</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Learning Managemen System (LMS)</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">sumber belajar</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">media pembelajaran.</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Semenjak awal tahun 2020 seluruh wilayah Indonesia terdampak Pandemi Coronavirus Disease (Covid-19) yang disebabkan oleh virus SARS-CoV2. Pandemi Covid-19 telah mengganggu sistem pendidikan dan proses pembelajaran di Indonesia sehingga menyebabkan kegiatan pendidikan dan pembelajaran di madrasah dilakukan berdasarkan konsep pembelajaran jarak jauh. Disisi lain, ternyata masih banyak guru yang belum mengetahui konsep pembelajaran jarak jauh dan berbagai sumber serta media pembelajaran digital untuk pembelajaran jarak jauh, terutama learning management system (LMS). Tujuan dari penulisan artikel ini yaitu untuk memaparkan konsep pembelajaran jarak jauh, sumber dan media pembelajaran, serta learning management system (LMS) sebagai media pembelajaran jarak jauh di madrasah selama pandemi Covid-19. Metode penelitian yang digunakan dalam artikel ini ialah studi kepustakaan. Berdasarkan kajian yang dibahas dapat diambil kesimpulan sebagai berikut. (1) Pendidikan jarak jauh (PJJ) atau disebut belajar dari rumah (BDR) adalah pendidikan yang peserta didiknya terpisah dari pendidik dan pembelajarannya menggunakan berbagai sumber belajar melalui teknologi komunikasi, informasi, dan media lain. (2) Sumber belajar adalah sesuatu yang dapat mengandung informasi untuk disajikan melalui penggunaan alat ataupun oleh dirinya sendiri dapat pula merupakan sesuatu yang digunakan untuk menyampaikan pesan yang tersimpan di dalam bahan pembelajaran yang akan diberikan. (3) Pembelajaran jarak jauh dapat dilakukan secara langsung (synchronous learning) maupun secara tidak langsung (asynchronous learning), misalnya melalui LMS.  Beberapa jenis LMS yang bisa digunakan misalnya Elearning Madrasah, Rumah Belajar, Google Classroom, Microsoft Teams, Edmodo, dan Schoology.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">CV. Global Aksara Pers</dc:publisher>
	<dc:date>2022-06-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Artikel Peer-review</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/2</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.5281/zenodo.7030481</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Edu Aksara; Vol 1 No 1 (2022): Edu Aksara: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan; 1-28</dc:source>
	<dc:source>2830-4721</dc:source>
	<dc:source>2962-715X</dc:source>
	<dc:source>10.64499/eduaksara.v1i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/2/2</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">Hak Cipta (c) 2022 Penulis Artikel</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.globalaksarapers.com:article/4</identifier>
				<datestamp>2024-07-19T15:06:26Z</datestamp>
				<setSpec>eduaksara:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Konsep Pembelajaran Berbasis Blended Learning dalam Mensinergikan Aspek Pembelajaran di Era Digital</dc:title>
	<dc:creator>Muvid, Muhamad Basyrul </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Pembalajaran</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Blended Learning </dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Sinergitas</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Era Digital</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Digital Age</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Synergy</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Abstrak: Penelitian ini berusaha menganalisis konsep pembelajaran berbasis blended learning sebagai upaya mengintegrasikan segala aspek pembelajaran secara komprehensif di era digital. Hasil yang diperoleh bahwa desain pembelajaran berbasis blended learning bisa memaksimalkan pembelajaran di era teknologi ini, dengan memaksimalkan sumber pembelajaran online secara maksimal sebagai penunjang dasar pembelajaran tatap muka. integrasi antara online dan offline bisa menjadi solusi dalam mengentaskan pembelajaran yang klasikal. Hawa pembaharuan dalam pembelajaran akan mendorong peserta didik lebih aktif dan termotivasi dalam mengikuti proses pembelajaran.
Kata Kunci: Pembalajaran, Blended Learning, Sinergitas, Era Digital
&amp;nbsp;
Abstract: This study attempts to analyze the concept of blended learning-based learning as an effort to comprehensively integrate all aspects of learning in the digital era. The results obtained are that blended learning-based learning designs can maximize learning in this technological era, by maximizing online learning resources to the fullest as a basic support for face-to-face learning. integration between online and offline can be a solution in alleviating classical learning. The air of renewal in learning will encourage students to be more active and motivated in participating in the learning process.
Keywords: Learning, Blended Learning, Synergy, Digital Age</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">CV. Global Aksara Pers</dc:publisher>
	<dc:date>2022-06-02</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Artikel Peer-review</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/4</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.5281/zenodo.7030486</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Edu Aksara; Vol 1 No 1 (2022): Edu Aksara: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan; 29-39</dc:source>
	<dc:source>2830-4721</dc:source>
	<dc:source>2962-715X</dc:source>
	<dc:source>10.64499/eduaksara.v1i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/4/3</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">Hak Cipta (c) 2022 Muhamad Basyrul  Muvid</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.globalaksarapers.com:article/5</identifier>
				<datestamp>2024-07-19T15:17:12Z</datestamp>
				<setSpec>eduaksara:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Konsep Pendidikan Demokrasi Perspektif Islam: Upaya Mendidik Generasi Menjadi Moderat dan Madani</dc:title>
	<dc:creator>Putra, Rafi Setiawan Berti </dc:creator>
	<dc:creator>Azhary, Muhammad Alauddin </dc:creator>
	<dc:creator>Palefi, Mochammad Rizky Adi </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Pendidikan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Demokrasi Islam</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Moderat</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Madani</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Education</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Democracy</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Politik yang diusung oleh Islam Ahlu as-Sunnah wa al-Jamaah (Aswaja) berprinsip (1) at-tawasuth (moderat, tengah-tengah) atau tak ekstrem, tak anti konsep bernegara memilih asas teokrasi (ketuhanan), aristokrasi (kerajaan), demokrasi (kerakyatan), atau lainnya. Kata kuncinya memenuhi aspek syura (musyawarah), al-’adl (keadilan), al-musawah (kesetaraan derajat), dan al-hurriyyah (kebebasan) dengan menjaga 5 prinsip asas manusia (al-usul al-khamsah): menjaga jiwa (hifdzu an-nafs), agama (hifdzu ad-din), harta benda (hifdzu al-mal), identitas asal-usul/keturunan (hifdzu an-nasl), dan harga diri/kehormatan (hifdzu al-‘irdh), (2) at-tawazun; seimbang dalam penerapan kaidah, teks, rasio, dan realitas, (3) al-i’tidal (tegak lurus) atau tak mudah terprovokasi, dan (4) at-tasamuh (menjunjung tinggi sikap toleran). Realisasi prinsip tersebut pada hakikatnya merupakan inti ajaran Islam dalam kehidupan, termasuk berpolitik. Bila terealisasi, tidak perlu memaksakan diri dalam bentuk simbolisasi ’berwarna’ kearab-araban atau kebarat-baratan. Negeri ini kaya dengan simbol, sehingga ragam simbol untuk diayomi negara yang merupakan esensi negara Bhinneka Tunggal Ika. Perbedaan itu anugerah Ilahi, kehendak Ilahi, sehingga saling menghormati di tengah perbedaan. Mengeratkan perbedaan untuk saling mengenal dan memahami sehingga saling menolong berbekal perilaku bijaksana. Hal ini menjadi titik tekan dari pendidikan demokrasi perspektif Islam.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">CV. Global Aksara Pers</dc:publisher>
	<dc:date>2022-06-03</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Artikel Peer-review</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/5</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.5281/zenodo.7030495</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Edu Aksara; Vol 1 No 1 (2022): Edu Aksara: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan; 40-50</dc:source>
	<dc:source>2830-4721</dc:source>
	<dc:source>2962-715X</dc:source>
	<dc:source>10.64499/eduaksara.v1i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/5/4</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">Hak Cipta (c) 2022 Rafi Setiawan Berti  Putra, Muhammad Alauddin  Azhary, Mochammad Rizky Adi  Palefi</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.globalaksarapers.com:article/6</identifier>
				<datestamp>2024-07-19T15:08:26Z</datestamp>
				<setSpec>eduaksara:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Mendesain Pembelajaran Menarik dengan Strategi Cooperative Learning</dc:title>
	<dc:creator>Jannah, Siti Faikotul </dc:creator>
	<dc:creator>Noryani, Ina </dc:creator>
	<dc:creator>Mas’ulah, Siti Lilik </dc:creator>
	<dc:creator>Fanani, Achmad </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Cooperative learning</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Pembelajaran</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Strategi pembelajaran</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Penelitian ini berusaha menganalisa dan menemukan sebuah model pembelajaran yang menarik sehingga suasana belajar mengajar menjadi efektif dan efisien. Strategi cooperative learning dipilih sebagai salah satu strategi yang bisa diterapkan di kelas untuk mengaktifkan peserta didik. Hasil kajian menyimpulkan bahwa strategi cooperative learning bisa mendesain proses pembelajaran lebih menarik, karena dalam kegiatan pembelajara tersebut terdapat timbal balik antar peserta didik satu dengan yang lain, dan peserta didik dengan guru. Timbal balik ini didasari oleh kerja kelompok antar peserta didik, sehingga mampu menciptakan keaktifan belajar dengan baik. Kerja kelompok sebagai ciri khas dari strategi cooperative learning mampu membentuk kerjasama tim yang solid dan saling bersinergi yang akhirnya bisa menyelesaikan tugas dan problem belajar yang dihadapi. Kemudian, guru bisa memberikan penguatan dan arahan selama proses belajar berlangsung, hal ini menjadikan kegiatan pembelajaran bisa menarik dan berdimensi dua arah.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">CV. Global Aksara Pers</dc:publisher>
	<dc:date>2022-06-04</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Artikel Peer-review</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/6</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.5281/zenodo.7030505</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Edu Aksara; Vol 1 No 1 (2022): Edu Aksara: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan; 51-60</dc:source>
	<dc:source>2830-4721</dc:source>
	<dc:source>2962-715X</dc:source>
	<dc:source>10.64499/eduaksara.v1i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/6/5</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">Hak Cipta (c) 2022 Siti Faikotul  Jannah, Ina  Noryani, Siti Lilik  Mas’ulah, Achmad  Fanani</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header status="deleted">
				<identifier>oai:ojs2.localhost:article/7</identifier>
				<datestamp>2022-08-12T06:15:00Z</datestamp>
				<setSpec>eduaksara:ART</setSpec>
			</header>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.globalaksarapers.com:article/14</identifier>
				<datestamp>2024-07-19T15:11:40Z</datestamp>
				<setSpec>eduaksara:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Pendidikan Keluarga Berbasis Nilai-nilai Islam di Era Society 5.0</dc:title>
	<dc:creator>Damayanti</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Pendidikan Keluarga</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Nilai-nilai Islam</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Era Society 5.0</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Era Society 5.0 dengan perkembangan teknologinya membuat masyarakat tidak bisa lepas dari teknologi, sedikit banyak akan mempengaruhi terhadap pendidikan bagi anak. Pendidikan keluarga yang sudah terkonsep sebelumnya membutuhkan sebuah pengembangan agar tetap relevan di era Society 5.0. Dibutuhkan adanya penguatan pendidikan keluarga, terutama pada pendidikan karakter anak dalam keluarga Islami yang mana dalam Islam sangat ditekankan penanaman nilai-nilai agama Islam. Artikel ini ditulis dengan tujuan untuk mengungkap dan menganalisis secara detail tentang konsep pendidikan keluarga berbasis nilai-nilai Islam di Era Society 5.0. Pendidikan keluarga yang ideal di era Society 5.0 tentunya perlu mengenalkan kecanggihan teknologi sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah Tuhan Yang Maha Esa, sehingga kecanggihan teknologi mampu menghantarkan anak-anak dan keluarga kita pada keilmuan dan pribadi yang diberkahi.  Mari bekali diri kita selaku orang tua dengan pengetahuan kekinian yang bernilai, jika kita tidak mengenal teknologi maka segera tingkatkan kemampuan diri dalam bidang teknologi, dan mari dampingi anak-anak kita saat menggunakan teknologi tersebut agar terhindar dari dampak negatifnya.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">CV. Global Aksara Pers</dc:publisher>
	<dc:date>2022-06-25</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Artikel Peer-review</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/14</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.5281/zenodo.7030591</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Edu Aksara; Vol 1 No 1 (2022): Edu Aksara: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan; 112-130</dc:source>
	<dc:source>2830-4721</dc:source>
	<dc:source>2962-715X</dc:source>
	<dc:source>10.64499/eduaksara.v1i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/14/14</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">Hak Cipta (c) 2022 Damayanti </dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.globalaksarapers.com:article/15</identifier>
				<datestamp>2024-07-19T15:18:33Z</datestamp>
				<setSpec>eduaksara:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Penerapan Model Pembelajaran Problem-Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika pada Materi Aritmetika Sosial  Peserta Didik Kelas VII-B  MTsN 9 Jombang Tahun Pelajaran 2021/2022</dc:title>
	<dc:creator>Muanidah</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Model Pembelajaran Problem-based learning</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Hasil Belajar Matematika</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Aritmetika Sosial</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Matematika merupakan ilmu yang bersifat universal yang menjadi dasar perkembangan berbagai teknologi modern, berperan penting dalam berbagai disiplin ilmu dan memajukan daya pikir manusia. Berdasarkan hasil pengamatan pada topik sebelumnya menunjukkan bahwa hasil belajar peserta didik peserta didik Kelas VII-B MTsN 9 Jombang banyak yang belum belum mencapai target KKM, baik secara individu maupun klasikal. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika peserta didik melalui penerapan model pembelajaran problem-based learning pada materi aritmetika sosial. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian yaitu peserta didik kelas VII-B MTsN 9 Jombang Tahun Pelajaran 2021/2022 yang terdiri dari 32 peserta didik. Instrumen pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini yaitu tes, observasi, dokumentasi, dan wawancara. Teknik analisis data dalam penelitian ini dilakukan dalam beberapa tahap yaitu reduksi data, penyajian data dan simpulan data. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, dapat disimpulkan penerapan model pembelajaran problem-based learning dapat meningkatkan hasil belajar matematika pada materi aritmetika sosial peserta didik kelas VII-B MTsN 9 Jombang tahun pelajaran 2021/2022 yaitu sebesar 71 pada siklus I dan naik menjadi 74 pada siklus II.  Selain itu juga terjadi peningkatan ketuntasan belajar secara klasikal dari 63% pada siklus I menjadi 88% pada siklus II atau mengalami peningkatan sebesar 25%. Model pembelajaran problem-based learning sangat tepat untuk pembelajaran matematika. Model pembelajaran ini mendorong peserta didik untuk terlibat secara aktif dan kreatif dalam pembelajaran serta membangun pengetahuan peserta didik dalam menyelesaikan permasalahan pada persoalan pembelajaran di dalam kelas. Problem-based learning juga dapat membantu peserta didik menghubungkan materi yang dipelajari di sekolah dengan permasalahan di kehidupan nyata yang tentunya berpengaruh pada hasil belajar peserta didik.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">CV. Global Aksara Pers</dc:publisher>
	<dc:date>2022-06-05</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Artikel Peer-review</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/15</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.5281/zenodo.7031343</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Edu Aksara; Vol 1 No 1 (2022): Edu Aksara: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan; 61-78</dc:source>
	<dc:source>2830-4721</dc:source>
	<dc:source>2962-715X</dc:source>
	<dc:source>10.64499/eduaksara.v1i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/15/15</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">Hak Cipta (c) 2022 Muanidah</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.globalaksarapers.com:article/16</identifier>
				<datestamp>2024-07-19T15:09:43Z</datestamp>
				<setSpec>eduaksara:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Kebijakan Pendidikan Bagi Anak Berkebutuhan Khusus</dc:title>
	<dc:creator>Damayanti</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Anak Berkebutuhan Khusus</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Hak Anak Berkebutuhan Khusus</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Hak Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Artikel ini merupakan artikel berbasis kajian literatur yang bertujuan membahas kebijakan apa saja yang mengatur hak anak berkebutuhan khusus untuk mendapatkan pendidikan dari lingkungan di sekitarnya. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif serta teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, dokumentasi dan wawancara. Hasil penelitian diketahui bahwa ada banyak Undang-undang dan Peraturan Pemerintah yang mengatur kebijakan hak anak berkebutuhan khusus untuk mendapatkan pendidikan di Indonesia. Hal tersebut diatur dalam Undang-undang No 20 Tahun 2003 mengenai pendidikan khusus. Undang-undang No 70 tahun 2009 pasal 3 ayat 1:peserta didik yang berhak mengikuti pendidikan secara inklusif pada satuan pendidikan. Undang-undang No 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. </dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">CV. Global Aksara Pers</dc:publisher>
	<dc:date>2022-06-06</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Artikel Peer-review</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/16</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.5281/zenodo.7030510</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Edu Aksara; Vol 1 No 1 (2022): Edu Aksara: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan; 79-88</dc:source>
	<dc:source>2830-4721</dc:source>
	<dc:source>2962-715X</dc:source>
	<dc:source>10.64499/eduaksara.v1i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/16/16</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">Hak Cipta (c) 2022 Damayanti</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.globalaksarapers.com:article/17</identifier>
				<datestamp>2024-07-19T15:10:25Z</datestamp>
				<setSpec>eduaksara:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Kajian Materi PAI dengan Pendekatan Psikologi</dc:title>
	<dc:creator>Candrasari, Indah</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Materi PAI</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Pendekatan Psikologi</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Psikologi Agama</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">PAI salah satu mata pelajaran penting di sekolah. PAI berperan strategis dalam membentuk sikap perilaku peserta didik yang berakhlak mulia. PAI yang dirancang dengan baik dan tepat akan bermakna luar biasa bagi setiap kalangan. Sebagai pembelajaran di sekolah, kualitas PAI akan menentukan kualitas output yang membawa nama harum pendidikan Indonesia. Dalam kajian ini dibahas lebih mendalam tentang PAI melalui pendekatan psikologi. Metode penelitian yang digunakan dalam kajian ini ialah studi kepustakaan, dengan cara mengumpulkan berbagai sumber referensi yang sesuai topik kajian. Kesimpulan dari kajian ini yaitu pendidikan dan agama sangat erat kaitannya dan tidak dapat dipisahkan karena pendidikan bernilai penting dalam rangka penanaman nilai-nilai keagamaan pada diri seseorang. Pendidikan agama perlu dilakukan melalui keluarga, kelembagaan, dan masyarakat. Dalam melaksanakan pendidikan agama perlu memperhatikan perkembangan peserta didik, minat, motivasi, serta prinsip pendidikan yang rahmatan lil ‘alamin dan sesuai dengan Al-Quran.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">CV. Global Aksara Pers</dc:publisher>
	<dc:date>2022-06-07</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Artikel Peer-review</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/17</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.5281/zenodo.7030522</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Edu Aksara; Vol 1 No 1 (2022): Edu Aksara: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan; 89-111</dc:source>
	<dc:source>2830-4721</dc:source>
	<dc:source>2962-715X</dc:source>
	<dc:source>10.64499/eduaksara.v1i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/17/17</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">Hak Cipta (c) 2022 Indah Candrasari</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.globalaksarapers.com:article/18</identifier>
				<datestamp>2024-07-19T15:12:19Z</datestamp>
				<setSpec>eduaksara:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Model Baru Lembaga Pendidikan Islam</dc:title>
	<dc:creator>Rohmatin, Rohmatin</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Model baru</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Lembaga</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Pendidikan Islam</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Pendidikan Nasional bertujuan untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Allah yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, serta menjadi warga negara yang demokratis dan bertanggung jawab. Untuk mencapai tujuan mulia tersebut diperlukan strategi dan inovasi yang mantap baik dari Lembaga Pendidikan, program Pendidikan maupun kurikulumnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Lembaga Islam model baru yang ada di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa model baru lembaga pendidikan Islam di Indonesia di antaranya, Sekolah Islam terpadu, Muhammadiyah Boarding School, Pesantren sains, Pesantren modern. Di samping lembaga-lembaga model baru sebagaimana tersebut, tentunya masih ada lagi model baru lembaga pendidikan Islam, baik yang konsentrasi pada alam, informasi teknologi, maupun yang lain. Keberadaan lembaga pendidikan Islam model baru tersebut, diharapkan menjadi referensi bagi masyarakat yang membutuhkan pendidikan Islam sesuai dengan kekhasannya masing-masing.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">CV. Global Aksara Pers</dc:publisher>
	<dc:date>2022-06-28</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Artikel Peer-review</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/18</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.5281/zenodo.7020788</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Edu Aksara; Vol 1 No 1 (2022): Edu Aksara: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan; 131-150</dc:source>
	<dc:source>2830-4721</dc:source>
	<dc:source>2962-715X</dc:source>
	<dc:source>10.64499/eduaksara.v1i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/18/18</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">Hak Cipta (c) 2022 Rohmatin Rohmatin</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.globalaksarapers.com:article/21</identifier>
				<datestamp>2024-07-19T14:31:31Z</datestamp>
				<setSpec>eduaksara:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Penguatan Sikap Kebangsaan Peserta Didik Melalui  Pembelajaran PPKN</dc:title>
	<dc:creator>Sugiarto, Tri</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Kebangsaan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Penguatan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">PPKN</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Sikap</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Permasalahan kebangsaan menjadi problem krusial dalam meneruskan keberlangsungan pembangunan dan kedaulatan suatu negara. Gerakan dan paham yang jauh dari Nasionalisme menjadi tantangan yang harus diperhatikan. Tujuan kajian dari penelitian ini adalah bagaimana peran pembelajaran PPKN dalam menanamkan sikap kebangsaan peserta didik. Metode penelitian yang digunakan ialah studi kepustakaan dengan sumber utamanya ialah buku, jurnal, artikel dan dokumen yang sesuai. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran PPKN yang variatif dengan beragama metode, strategi dan media pembelajaran yang diterapkan dapat meningkatkan sikap kebangsaan peserta didik, ditambah dengan jenis penugasan yang berlandaskan pengalaman siswa; peserta didik, bukan hanya tugas yang berbasis kognitif semata. Oleh sebab itu, PPKN sebagai materi pelajaran yang memegang peranan penting bagi terbentuknya sikap dan wawasan kebangsaan peserta didik sebagai generasi penerus bangsa sehingga harus terus dikembangkan, diupdate, dan dipraktikkan dalam kehidupan sosial kebangsaan dengan senantiasa menjadikan kebersamaan, kerjasama, toleransi dan gotong-royong menjadi nilai-nilai kehidupan yang harus disebarluaskan secara maksimal untuk melahirkan suasana kehidupan yang harmonis di tengah kemajemukan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">CV. Global Aksara Pers</dc:publisher>
	<dc:date>2022-12-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Artikel Peer-review</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/21</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.5281/zenodo.7545740</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Edu Aksara; Vol 1 No 2 (2022): Edu Aksara: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan; 1-15</dc:source>
	<dc:source>2830-4721</dc:source>
	<dc:source>2962-715X</dc:source>
	<dc:source>10.64499/eduaksara.v1i2</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/21/20</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">Hak Cipta (c) 2022 Tri Sugiarto</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.globalaksarapers.com:article/22</identifier>
				<datestamp>2024-07-19T14:35:27Z</datestamp>
				<setSpec>eduaksara:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Melalui Strategi Peer Lessons</dc:title>
	<dc:creator>Romadon, Bayu</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Hasil Belajar</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Peer Lessons</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Strategi Belajar</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Hal utama yang dapat digunakan dalam proses pembelajaran adalah pemilihan strategi yang tepat. Strategi pembelajaran yang tepat akan mampu menstimulasi potensi dalam diri siswa untuk muncul dan terlihat. Pada kasus di SMK Cendekia Muttaqin kabupaten Mojokerto adalah masih rendahnya hasil belajar matematika siswa terutama pada kelas X Multimedia. Peristiwa ini yang menjadikan guru sebagai pemimpin dalam pembelajaran harus berpikir dan mencari solusi yang efektif bagaimana hasil belajar siswa bisa meningkat. Oleh sebab itu, melalui strategi peer lessons yang akan diterapkan pada pembelajaran matematika di kelas X Multimedia diupayakan mampu meningkatkan hasil belajar matematika siswa. Berdasarkan hasil pembahasan pada artikel ini, yakni permasalahan mengenai apakah terjadi peningkatan hasil belajar dengan penerapan strategi PEER LESSONS diperoleh kesimpulan yakni strategi PEER LESSONS yang diterapkan pada siswa kelas X Multimedia terlihat cukup efektif dalam meningkatkan hasil belajar matematika siswa dengan peningkatan hasil belajar melalui nilai rata-rata ujian sebesar 20,24 poin.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">CV. Global Aksara Pers</dc:publisher>
	<dc:date>2022-12-02</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Artikel Peer-review</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/22</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.5281/zenodo.7545783 </dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Edu Aksara; Vol 1 No 2 (2022): Edu Aksara: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan; 16-21</dc:source>
	<dc:source>2830-4721</dc:source>
	<dc:source>2962-715X</dc:source>
	<dc:source>10.64499/eduaksara.v1i2</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/22/21</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">Hak Cipta (c) 2023 Bayu Romadon</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.globalaksarapers.com:article/23</identifier>
				<datestamp>2024-07-19T14:38:28Z</datestamp>
				<setSpec>eduaksara:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Upaya Pengembangan Budaya Religius Sekolah di MI Sabilul Muttaqin Mojosari Mojokerto</dc:title>
	<dc:creator>Yuniasari, Fenni</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Budaya</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Pengembangan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Religius</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Banyaknya kasus kriminalisasi dikalangan pelajar dapat dijadikan indikator semakin merosotnya moral dan akhlak generasi muda Indonesia. Berbagai upaya perlu dilakukan oleh seluruh lapisan masyarakat untuk mengatasi masalah tersebut. salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah dengan pengembangan budaya religius di sekolah. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui wujud budaya religius yang ada di MI Sabilul Muttaqin Mojosari Mojokerto beserta dengan strategi yang dilakukan untuk mengembangkan budaya religius tersebut. Metode penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah menggunakan penelitian kualitatif yang jenisnya fenomenologi. Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini ada tiga yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah wujud budaya religius sekolah meliputi pembinaan baca tulis al-Qur’an, shalat Duha, muhadharah, dan istighasah. Strategi pengembangan budaya religius di lembaga pendidikan dilakukan melalui: (1) power strategy&amp;nbsp; (2) persuasive strategy (3) normative educative.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">CV. Global Aksara Pers</dc:publisher>
	<dc:date>2022-12-04</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Artikel Peer-review</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/23</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.5281/zenodo.7545887</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Edu Aksara; Vol 1 No 2 (2022): Edu Aksara: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan; 22-35</dc:source>
	<dc:source>2830-4721</dc:source>
	<dc:source>2962-715X</dc:source>
	<dc:source>10.64499/eduaksara.v1i2</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/23/22</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">Hak Cipta (c) 2022 Fenni Yuniasari</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.globalaksarapers.com:article/24</identifier>
				<datestamp>2024-07-19T14:41:11Z</datestamp>
				<setSpec>eduaksara:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Moral Mahasiswa dalam Menyikapi Ketidakjujuran Akademik Analisis Emile Durkheim</dc:title>
	<dc:creator>Damayanti, Titik</dc:creator>
	<dc:creator>Huda, Mochammad Fatkur </dc:creator>
	<dc:creator>Sari, Tiya Nur Indah </dc:creator>
	<dc:creator>PS, Alaika M. Bagus Kurnia</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Emile Durkheim</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Mahasiswa FUF</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Pendidikan Moral</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Pada penelitian ini mahasiswa sebagai objek, dikarenakan menegakkan kaidah moralitas dalam ruanglingkup mahasiswa sangat diperlukan untuk kesenjangan akademik menjadi lebih baik lagi. Dengan diketahuinya moralitas yang ada, akan membuat para akademisi untuk mengkaji ulang sampai sejauh mana pola pendidikan ini diterapkan. Jika kurang baik akan direvisi kembali, jika sudah baik akan lebih ditingkatkan lagi. Dengan menggunakan teknik analisis teori dari Emile Durkheim dan&amp;nbsp; metode pengambilan data dengan menyebarkan formulir online ke setiap pengguna sosial media dengan harapan sudah mencakup batasan batasan yang ditentukan pada pengambilan data. Hasil yang didapatkan pada penelitian ini, bahwa masih ada banyak mahasiswa yang menegakkan kaidah moralitas akademis dengan bertindak jujur dan adil dalam setiap urusan akademik. Masih ada juga mahasiswa yang belum sepenuhnya menerapkan kaidah moralitas namun tidak banyak.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">CV. Global Aksara Pers</dc:publisher>
	<dc:date>2022-12-04</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Artikel Peer-review</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/24</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.5281/zenodo.7545895</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Edu Aksara; Vol 1 No 2 (2022): Edu Aksara: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan; 36-49</dc:source>
	<dc:source>2830-4721</dc:source>
	<dc:source>2962-715X</dc:source>
	<dc:source>10.64499/eduaksara.v1i2</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/24/24</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">Hak Cipta (c) 2022 Titik Damayanti</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.globalaksarapers.com:article/25</identifier>
				<datestamp>2024-07-19T14:46:45Z</datestamp>
				<setSpec>eduaksara:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Peningkatan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa Kelas VIII-E MTsN 4 Jombang Tahun 2022 dengan Menggunakan Model Kooperatif Learning  Tipe Think-Pair-Share pada Pokok Bahasan Sistem Peredaran Darah</dc:title>
	<dc:creator>Huda, Hisbulloh </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Model Cooperative Learning Tipe Think-Pair-Share</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Peningkatan Aktivitas dan Hasil Belajar</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Pokok Bahasan Sistem Peredaran Darah</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Pemantapan suatu metode yang tepat dalam kegiatan pembelajaran menempati peranan yang cukup penting. Keberhasilan proses pendidikan sangat tergantung pada tingkat pemahaman siswa yang berimplikasi pada hasil belajar siswa pasca Kegiatan Belajar Mengajar (KBM). Dalam pelajaran IPA prestasi belajar siswa selain ditentukan oleh tingkat pemahaman dan penguasaan materi, juga ditentukan oleh metode yang digunakan dalam pembelajaran dan perolehan pengetahuan terkait untuk memecahkan permasalahan dalam kehidupan sehari-hari. Metode yang digunakan dalam peningkatan pemahaman materi peredaran darah pada manusia pada pelajaran IPA siswa kelas VIII-E adalah Menggunakan Model Cooperatif Learning Tipe Think - Pair - Share. Melalui Model Kooperatif Learning Tipe Think - Pair - Share siswa lebih memahami dan menghayati pelajaran IPA dan MTs Negeri 4 Jombang seperti kenyataan yang ada dalam kehidupan sehari-hari, sehingga akan membawa pengaruh positif pada prestasi belajar siswa, dibandingkan hanya menggunakan metode ceramah yang membuat siswa hanya mampu membayangkan tanpa mendapatkan pengalaman belajar yang konkrit. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa melalui penggunaan Model Kooperatif Learning Tipe Think - Pair - Share mampu meningkatkan pemahaman materi sistem peredaran darah  pada pelajaran IPA siswa kelas VIII-E Negeri 4 Jombang.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">CV. Global Aksara Pers</dc:publisher>
	<dc:date>2022-12-05</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Artikel Peer-review</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/25</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.5281/zenodo.7545902</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Edu Aksara; Vol 1 No 2 (2022): Edu Aksara: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan; 50-61</dc:source>
	<dc:source>2830-4721</dc:source>
	<dc:source>2962-715X</dc:source>
	<dc:source>10.64499/eduaksara.v1i2</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/25/23</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">Hak Cipta (c) 2022 HISBULLOH HUDA</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.globalaksarapers.com:article/27</identifier>
				<datestamp>2024-07-19T14:49:45Z</datestamp>
				<setSpec>eduaksara:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Penerapan Model Pembelajaran Quantum Teaching pada Materi Tekanan Zat dalam Kehidupan Sehari-Hari untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Peserta Didik Kelas VIII D MTsN 15 Jombang Tahun Pelajaran 2020/2021</dc:title>
	<dc:creator>Astutik, Lilik Puji</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Hasil Belajar IPA</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Model Pembelajaran Quantum Teaching</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Tekanan Zat</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Ilmu pengetahuan yang mempelajari gejala-gejala melalui serangkaian proses yang dikenal dengan proses ilmiah yang dibangun atas dasar sikap ilmiah dan hasilnya terwujud sebagai produk ilmiah yang tersusun atas tiga komponen terpenting berupa konsep, prinsip, dan teori yang berlaku secara universal. Berdasarkan hasil observasi pelajaran IPA pada bab sebelumnya, bahwa nilai siswa kelas VIII D di MTsN 15 Jombang masih rendah sehingga perlu adanya upaya untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Berkenaan dengan itu, perlu dilakukan suatu perubahan dalam proses belajar mengajar IPA terutama dalam bab tekanan zat yang menekankan peran aktif peserta didik dalam proses pembelajaran. Salah satu alternatif model pembelajaran yang dapat digunakan adalah dengan menerapkan model pembelajaran IPA Quantum Teaching. Quantum Teaching sebuah model pembelajaran yang mengizinkan pendidik untuk memahami perbedaan gaya belajar peserta didik dalam kelas. PTK ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik melalui penerapan model pembelajaran Quantum Teaching dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) kelas VIII D MTsN 15 Jombang. Berdasarkan penelitian dan analisis data dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Quantum Teaching dapat meningkatkan hasil belajar IPA peserta didik kelas VIII D MTsN 15 Jombang Tahun Pelajaran 2020/2021</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">CV. Global Aksara Pers</dc:publisher>
	<dc:date>2022-12-06</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Artikel Peer-review</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/27</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.5281/zenodo.7598326</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Edu Aksara; Vol 1 No 2 (2022): Edu Aksara: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan; 62-72</dc:source>
	<dc:source>2830-4721</dc:source>
	<dc:source>2962-715X</dc:source>
	<dc:source>10.64499/eduaksara.v1i2</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/27/27</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">Hak Cipta (c) 2022 Lilik Puji Astutik</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.globalaksarapers.com:article/28</identifier>
				<datestamp>2024-07-19T14:52:49Z</datestamp>
				<setSpec>eduaksara:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Meningkatkan Kemampuan Berbicara Dalam Bahasa Inggris Peserta Didik Kelas VII B MTsN 17 Jombang Melalui Model Pembelajaran Talking Stick</dc:title>
	<dc:creator>Mutiaji, Mutiaji</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Bahasa Inggris</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Kemampuan berbicara</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Model Pembelajaran Talking Stick</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Pembelajaran merupakan suatu proses yang dilakukan individu untuk memperoleh suatu perubahan pemikiran maupun perilaku yang lebih baik, sebagai hasil dari pengalaman individu sendiri dalam interaksi dengan lingkungannya. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan sebelum dilakukan siklus penelitian (pra siklus), banyak ditemukan masalah berupa kesulitan peserta didik dalam berkomunikasi dengan bahasa Inggris. Berdasarkan hasil tes kemampuan berbicara dalam Bahasa Inggris pada bab sebelumnya nilai rerata peserta didik yaitu sebesar 55 dengan peserta didik yang tuntas sebanyak 15 orang atau sebesar 47%. Salah satu model pembelajaran yang dicoba untuk diterapkan dalam pembelajaran Bahasa Inggris untuk meningkatkan kemampuan berbicara peserta didik adalah model pembelajaran Talking Stick. Model pembelajaran Talking Stick merupakan sebuah model belajar yang mana dalam pengaplikasiannya nanti peserta didik akan mempergunakan tongkat dalam kegiatannya. Hal yang pertama kali guru lakukan adalah mengambil tongkat dan memberikannya kepada peserta didik, setelah itu pendidik memberikan sebuah pertanyaan dan peserta didik yang memegang tongkat mesti menjawab pertanyaan dari gurunya tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (classroom action research). Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam 2 siklus. Waktu yang digunakan untuk setiap siklus adalah 2 kali pertemuan dengan 2 kali pertemuan penyajian materi dan pada akhir pertemuan kedua diadakan evaluasi siklus. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan tentang kemampuan berbicara peserta didik melalui penerapan penerapan model pembelajaran Talking Stick di kelas VII B MTsN 17 Jombang dapat diketahui bahwa kemampuan berbicara Bahasa Inggris peserta didik pada Siklus II mendapatkan nilai rata-rata 80 atau sudah mencapai rata-rata diatas KKM dan dikategorikan cukup baik. Begitu juga ketuntasan klasikalnya sudah mencapai 84% dan diatas kriteria keberhasilan yang telah ditetapkan</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">CV. Global Aksara Pers</dc:publisher>
	<dc:date>2022-12-07</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Artikel Peer-review</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/28</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.5281/zenodo.7607081</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Edu Aksara; Vol 1 No 2 (2022): Edu Aksara: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan; 73-86</dc:source>
	<dc:source>2830-4721</dc:source>
	<dc:source>2962-715X</dc:source>
	<dc:source>10.64499/eduaksara.v1i2</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/28/28</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">Hak Cipta (c) 2022 Mutiaji Mutiaji</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.globalaksarapers.com:article/30</identifier>
				<datestamp>2024-07-19T14:55:24Z</datestamp>
				<setSpec>eduaksara:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Menggagas Pembelajaran Biologi Berbasis Proyek Untuk Meningkatkan Kreativtas Peserta Didik</dc:title>
	<dc:creator>Muhazaroh, Isnanik</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Berbasis Proyek</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Kreativitas Peserta Didik</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Pembelajaran Biologi</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Pembelajaran Biologi berbasis proyek sebagai solusi atas problematika pembelajaran yang kurang variatif dan hanya berbasis pada nilai tugas, yang mana hal tersebut menjadikan mutu pembelajaran kurang berkualitas. Upaya mencetak lulusan yang produktif dan inovatif harus melalui proses pembelajaran yang tepat salah satunya dengan model pembelajaran berbasis proyek. Tujuan kajian ini ialah untuk menganalisa tentang konsep pembelajaran Biologi berbasis proyek dalam meningkatkan kreativitas peserta didik. Metode penelitian yang digunakan menggunakan jenis penelitian kualtitatif dengan pendekatan studi kepustakaan yang sumber primernya ialah buku, jurnal ilmiah, artikel, internet dan dokumentasi lainnya yang revelan dengan topik kajian. Hasil kajian menunjukkan bahwa konsep pembelajaran Biologi berbasis proyek bisa diterapkan dengan proses identifikasi, pemecahan masalah dan pemberian solusi yang kemudian disusun sebagaimana laporan penelitian dalam bentuk sederhana yang nantinya bisa dipresentasikan secara bergantian. Materi Biologi yang bisa dijadikan topik kajian di antaranya ialah materi virus, keanekaragaman hayati flora fauna, klasifikasi hewan avertebrata, organisasi kehidupan makhluk hidup dan materi tentang manfaat hewan bagi kehidupan manusia. Dengan demikian, materi ajar Biologi SMA/MA tersebut bisa dijadikan sebagai bahan dalam pembelajaran berbasis proyek yang dapat meningkatkan kreativitas, inovasi dan produktivitas siswa yang mana hasil proyeknya bisa dijadikan referensi, dikembangkan lebih lanjut dan bisa dimanfaatkan secara akademik, sehingga pembelajaran bisa dikatakan efektif dan berdampak positif bagi siswa; peserta didik.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">CV. Global Aksara Pers</dc:publisher>
	<dc:date>2022-12-08</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Artikel Peer-review</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/30</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.5281/zenodo.7634599</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Edu Aksara; Vol 1 No 2 (2022): Edu Aksara: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan; 87-99</dc:source>
	<dc:source>2830-4721</dc:source>
	<dc:source>2962-715X</dc:source>
	<dc:source>10.64499/eduaksara.v1i2</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/30/29</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">Hak Cipta (c) 2022 Isnanik Muhazaroh</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.globalaksarapers.com:article/32</identifier>
				<datestamp>2024-07-19T14:57:42Z</datestamp>
				<setSpec>eduaksara:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Pengaruh Penerapan Laboratorium Virtual Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas IX E MTS Negeri 11 Jombang Tahun Pelajaran 2020/2021 Pada Materi Listrik Dinamis</dc:title>
	<dc:creator>Mustaghfirah, Rohissatul</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Hasil Belajar Siswa</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Laboratorium Virtual</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Listrik Dinamis</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Proses pendidikan dengan tatap muka tanpa protokoler terindikasi penularan Covid-19 oleh karena itu dilakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ). Pada kenyataan penerapan pembelajaran daring menemui beberapa kendala teknis seperti kendala jaringan dan kepemilikan perangkat teknologi. Pada aktivitas pembelajaran pun terdapat beberapa hambatan di antaranya interaksi guru dan peserta didik yang terbatas sehingga berpengaruh pada hasil belajar siswa, penguatan karakter, dan kegiatan praktikum yang dilakukan peserta didik. Pembelajaran fisika tidak akan terpisahkan dari kegiatan praktikum. Selain itu, dalam pembelajaran fisika menuntut banyak dilakukan eksperimen agar pembelajaran konsep dalam diri siswa menjadi kuat dan tahan lama. Tetapi tidak semua konsep fisika dapat dieksperimenkan secara nyata di laboratorium karena keterbatasan sarana dan juga konsep fisika yang bersifat abstrak. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan. Pada penelitian ini terdapat dua siklus yang setiap siklusnya terdiri dari dua kali pertemuan. Subyek penelitian ini adalah peserta didik di kelas IX E MTs Negeri 11 Jombang pada tahun pelajaran 2020/2021. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan diperoleh kesimpulan penggunaan media pembelajaran sebagai bahan literasi dalam pembelajaran dapat meningkatkan aktivitas belajar peserta didik. Pada siklus I ketuntasan pembelajaran belum mencapai keberhasilan sedangkan pada siklus II telah mencapai indikator keberhasilan yang telah di tetapkan pada PTK. Penggunaan media virtual laboratorium dapat membantu peserta didik dalam berliterasi mengenai listrik dinamis. Aktivitas literasi yang dilakukan dapat berpengaruh dalam penguasaan konsep peserta didik sehingga berdampak pada ketuntasan belajar.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">CV. Global Aksara Pers</dc:publisher>
	<dc:date>2022-12-09</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Artikel Peer-review</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/32</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.5281/zenodo.7659353</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Edu Aksara; Vol 1 No 2 (2022): Edu Aksara: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan; 100-110</dc:source>
	<dc:source>2830-4721</dc:source>
	<dc:source>2962-715X</dc:source>
	<dc:source>10.64499/eduaksara.v1i2</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/32/31</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">Hak Cipta (c) 2022 Rohissatul Mustaghfirah</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header status="deleted">
				<identifier>oai:ojs2.localhost:article/35</identifier>
				<datestamp>2024-07-19T14:58:14Z</datestamp>
				<setSpec>eduaksara:ART</setSpec>
			</header>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.globalaksarapers.com:article/43</identifier>
				<datestamp>2024-07-19T11:16:43Z</datestamp>
				<setSpec>eduaksara:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Konstruksi Pembelajaran Ekonomi Ideal di SMA/MA: Menuju Model Pembelajaran Integratif</dc:title>
	<dc:creator>Zahroh, Junita</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Konstruksi Pembelajaran</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Pembelajaran Ekonomi Ideal</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Pembelajaran Integratif</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Konstruksi pembelajaran sebagai solusi atas problematika di dunia pendidikan. Mengingat, pembelajaran selama ini dipraktikkan secara disintegrasi sehingga tidak bisa menjawab kebutuhan dan tuntutan zaman. Kemudian, problem lain juga menjadikan siswa tidak bisa mendapatkan pengalaman belajar yang maksimal. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian pustaka (kajian pustaka) yang semua datanya berasal dari buku, jurnal, dokumen dan internat serta pendukung lainnya, teknik analisa datanya menggunakan interpretasi dengan penguatan teori dan data terbaru yang sesuai dengan tema kajian. Hasil menunjukkan bahwa konstruksi pembelajaran ekonomi di level SMA/MA/SMK didesain dengan integrasi berbagai pendekatan (konstruktivistik dan behavioristik), metode pembelajaran (diskusi, tanya jawab, observasi, eksperimen, penugasan, problem solving), sumber belajar (internet, buku, jurnal, data lapangan), teknik evaluasi (tulis, laporan, produk, karya), sehingga dihasilkan model pembelajaran yang holistik-integratif yang menjadi akhirnya dapat meningkatkan motivasi, prestasi dan hasil belajar siswa. Dengan demikian, proses pembelajaran bisa berjalan secara efektif dan menjadi model pembelajaran yang ideal.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">CV. Global Aksara Pers</dc:publisher>
	<dc:date>2023-05-21</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Artikel Peer-review</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/43</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.5281/zenodo.7954148</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Edu Aksara; Vol 2 No 1 (2023): Edu Aksara: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan; 14-28</dc:source>
	<dc:source>2830-4721</dc:source>
	<dc:source>2962-715X</dc:source>
	<dc:source>10.64499/eduaksara.v2i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/43/37</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">Hak Cipta (c) 2023 Junita Zahroh</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.globalaksarapers.com:article/45</identifier>
				<datestamp>2024-07-19T15:12:59Z</datestamp>
				<setSpec>eduaksara:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">IMPLEMENTASI PROGRAM ADIWIYATA  DI MTSN 11 JOMBANG DALAM RANGKA PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN LINGKUNGAN HIDUP</dc:title>
	<dc:creator>Khoiriyah, Umi</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Adiwiyata</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Pembelajaran</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Lingkungan Hidup</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Pendidikan Lingkungan Hidup (PLH) merupakan program pendidikan untuk membina siswa supaya memiliki pengertian, kesadaran, sikap, perilaku yang rasional serta bertanggung jawab terhadap alam dan terlaksanakannya pembangunan yang berkelanjutan melalui program madrasah yang biasa disebut dengan program Adiwiyata. Salah satu madrasah yang menerapkan program adiwiayata di yaitu MTsN 11 Jombang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Madrasah yang berwawasan lingkungan adalah madrasah yang dalam penencanaannya merumuskan visi dan misi. Sesuai dengan madrasah itu ingin mewujudkan program Adiwiyata, maka dalam visi dan misinya perlu mencantumkan yang berkaitan dengan wawasan lingkungan. Dari hasil penelitian MTsN 11 Jombang telah mencantumkan unsur wawasan lingkungan secara eksplisit, artinya tertulis dalam visi dan misinya. MTsN 11 Jombang telah memiliki program pendidik dan tenaga kependidikan berkemampuan peduli dan berbudaya lingkungan baik karena sesuai dengan kualifikasi pendidikan yang terkonsentrasi lingkungan hidup maupun melalui pendidikan dan latihan yang diselenggarakan pihak terkait seperti Kementerian Pendidikan dan kebudayaan maupun Kementerian Lingkungan Hidup. MTsN 11 Jombang telah melakukan sosialisasi kepada warga madrasah baik, melalui rapat, upacara, di kelas atau dalam kesempatan lain di lingkungan madrasah. Berdasarkan pemaparan pada bagian sebelumnya, dapat disimpulkan bahwa program Adiwiyata di MTsN 11 Jombang telah diimplementasikan dengan baik.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">CV. Global Aksara Pers</dc:publisher>
	<dc:date>2022-06-06</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Artikel Peer-review</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/45</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.5281/zenodo.7941186</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Edu Aksara; Vol 1 No 1 (2022): Edu Aksara: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan; 151-174</dc:source>
	<dc:source>2830-4721</dc:source>
	<dc:source>2962-715X</dc:source>
	<dc:source>10.64499/eduaksara.v1i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/45/67</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">Hak Cipta (c) 2022 Umi Khoiriyah</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.globalaksarapers.com:article/47</identifier>
				<datestamp>2024-07-19T11:09:15Z</datestamp>
				<setSpec>eduaksara:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dan Profil Pelajar Rahmatan Lil Alamin (P2RA)  di MTsN 11 Jombang</dc:title>
	<dc:creator>Khoiriyah, Umi</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Penguatan Profil Pelajar Pancasila</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Profil Pelajar Rahmatan Lil Alamin</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Sebagai Madrasah Piloting, MTsN 11 Jombang mempunyai tanggung jawab yang besar menjadi percontohan Madrasah yang mengimplementasikan Kurikulum Merdeka. Sebagai konsekuensinya, MTsN 11 Jombang mengoptimalkan peran seluruh warga Madrasah guna mensukseskan penerapan kurikulum merdeka. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan  Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dan Profil Pelajar Rahmatan Lil Alamin (P2RA) di MTSN 11 Jombang. Di MTsN 11 Jombang projek P5 dan P2RA ada 4, yaitu pemilihan ketua Osim, membuat keripik, sampahku tanggung jawabku, dan gerakan cinta Al-Qur’an. Setiap projek tersebut dilaksanakan dalam kurun waktu yang berbeda tergantung kebutuhan, berkisar 2 sampai 3 bulan. Pelaksana kegiatan projek adalah fasilitator yang sudah ditunjuk oleh Madrasah, dan dikoordinir oleh koordinator projek. Sebelum pelaksanaan projek, Madrasah melakukan perencanaan projek terlebih dahulu mulai dari pembentukan tim fasilitator, penentuan projek, jadwal projek, sampai pelaporan projek. Untuk tahun pelajaran berikutnya, kurikulum merdeka diterapkan di kelas VII dan kelas VIII. Hal ini memerlukan persiapan yang lebih matang dari perencanaan projek terkait fasilitator dan koordinator yang mengawal pelaksanaan projek. Tidak hanya itu, modul projek juga diharapkan lebih detail dan bermakna sehingga output dari projek bisa diterapkan siswa dalam kehidupan sehari-hari dan memberikan pengalaman hidup yang bermakna.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">CV. Global Aksara Pers</dc:publisher>
	<dc:date>2023-05-21</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Artikel Peer-review</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/47</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.5281/zenodo.7950490</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Edu Aksara; Vol 2 No 1 (2023): Edu Aksara: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan; 1-13</dc:source>
	<dc:source>2830-4721</dc:source>
	<dc:source>2962-715X</dc:source>
	<dc:source>10.64499/eduaksara.v2i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/47/38</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">Hak Cipta (c) 2023 Umi Khoiriyah</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.globalaksarapers.com:article/49</identifier>
				<datestamp>2024-07-19T11:21:55Z</datestamp>
				<setSpec>eduaksara:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual  di Universitas Syiah Kuala</dc:title>
	<dc:creator>Haris, Muhammad</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Kekerasan Seksual</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Universitas Syiah Kuala</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Penanganan </dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Meningkatnya kasus kekerasan seksual di bidang pendidikan menjadikan sivitas akademika Universitas Syiah Kuala (USK) perlu melakukan sebuah tindakan, salah satunya dengan membentuk badan yang dapat mencegah dan menangani kekerasan seksual di Universitas Syiah Kuala. Adapun penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya yang dilakukan BEM USK, BEM FISIP USK, dan UP3AI dalam mencegah dan menangani kekerasan seksual, untuk mengetahui faktor yang mendorong dan menghambat pencegahan dan penanganan kekerasan seksual di Universitas Syiah Kuala. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan peran dari BEM USK meliputi menangani kasus kekerasan seksual di tingkat USK, mensosialisasikan tentang kekerasan seksual, dan mendorong terciptanya satgas pencegahan dan penanganan kekerasan seksual di USK. Sementara itu bidang perlindungan mahasiswa BEM FISIP USK berperan dalam menyediakan pencegahan dan penanganan kekerasan seksual di FISIP USK dengan bekerja sama dengan LSM Flower, dan menyediakan penanganan terhadap laki-laki yang manjadi korban kekerasan seksual khusus mahasiswa FISIP USK. Sementara itu UP3AI berperan dalam segi pencegehan kekerasan seksual berupa membentuk karaktek mahasiswa USK melalui mentor UP3AI menyampaikan kepada adik-adik asuhnya dengan selalu menekankan untuk tidak berpacaran, menjaga jarak komunikasi dengan lawan jenis, memakai pakaian yang sopan, rapi dan tertutup, serta menekankan untuk tidak boleh merokok, UP3AI juga selalu UP3AI mensosialisasikan pentingnya mengikuti pendidikan pada tingkat perkuliahan seperti disaat pakarmaru, subuh education, maupun pada kajian-kajian. Sehingga dengan adanya pencegahan dan penanganan kekerasan seksual di USK dapat menekan laju perkembangan kekerasan di USK dengan baik.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">CV. Global Aksara Pers</dc:publisher>
	<dc:date>2023-06-04</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Artikel Peer-review</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/49</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.5281/zenodo.8115167</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Edu Aksara; Vol 2 No 1 (2023): Edu Aksara: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan; 43-52</dc:source>
	<dc:source>2830-4721</dc:source>
	<dc:source>2962-715X</dc:source>
	<dc:source>10.64499/eduaksara.v2i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/49/46</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">Hak Cipta (c) 2023 Muhammad Haris</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.globalaksarapers.com:article/50</identifier>
				<datestamp>2024-07-19T11:29:49Z</datestamp>
				<setSpec>eduaksara:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Pengembangan Komik Digital Untuk Meningkatkan Minat Belajar Peserta Didik di MTsN 7 Aceh Besar</dc:title>
	<dc:creator>Dwina Izzaty KS, Fathia </dc:creator>
	<dc:creator>Ruslan</dc:creator>
	<dc:creator>Ali, Hasbi</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Komik Digital PPKN</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Minat Belajar</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Pengembangan</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Peserta didik menganggap bahwa PPKn merupakan salah satu mata pelajaran yang hanya menghafal nama, tanggal maupun peristiwa, dan materi yang diajarkan  dianggap terlalu banyak. Upaya untuk memudahkan peserta didik dalam proses belajar dan mengurangi kesalahan pemahaman tersebut dengan memberikan media pembelajaran alternatif sekaligus menciptakan proses belajar yang menyenangkan yaitu dengan media komik digital PPKn. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan komik digital pada mata pelajaran PPKn untuk meningkatkan minat belajar peserta didik di MTsN 7 Aceh Besar dan untuk mengetahui dengan menggunakan komik digital PPKn dapat meningkatkan minat belajar peserta didik di MTsN 7 Aceh Besar. Penelitian ini menggunakan pendekatan mix methods dengan jenis penelitian Reseach and Development dengan model ADDIE. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: komik digital PPKn untuk meningkatkan minat peserta didik telah dikembangkan dengan model pengembangan ADDIE divalidasi ahli dan uji coba, penilaian ahli materi dengan rerata skor 73 %  kategori “layak” dan penilaian ahli media dengan rerata skor 68 %  kategori “layak”, dan dengan menggunakan komik digital dinyatakan dapat meningkatkan minat belajar peserta didik berdasarkan pencapaian minat peserta didik yang mencapai nilai 93 %. Pengembangan komik digital melalui tahap uji validasi ahli materi, ahli media serta tahapan uji coba. Komik Digital telah diuji efektivitas melalui angket respons dan minat peserta didik dalam uji coba. Sebelum menggunakan media, persentase minat belajar peserta didik menunjukkan bahwa minat belajar peserta didik rendah dan setelah menggunakan media pembelajaran komik digital  persentase minat belajar peserta didik meningkat.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">CV. Global Aksara Pers</dc:publisher>
	<dc:date>2023-06-07</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Artikel Peer-review</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/50</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.5281/zenodo.8127652</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Edu Aksara; Vol 2 No 1 (2023): Edu Aksara: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan; 81-95</dc:source>
	<dc:source>2830-4721</dc:source>
	<dc:source>2962-715X</dc:source>
	<dc:source>10.64499/eduaksara.v2i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/50/50</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">Hak Cipta (c) 2023 Fathia Dwina Izzaty. KS, Ruslan, Hasbi Ali</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.globalaksarapers.com:article/53</identifier>
				<datestamp>2024-07-19T11:19:27Z</datestamp>
				<setSpec>eduaksara:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Pengaruh Model Pembelajaran Reciprocal Teaching Berbantuan Media Kotak Kartu Misteri (Kokami) terhadap Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran PPKn di MTSS Darul Hikmah</dc:title>
	<dc:creator>Santi, Cut Fira</dc:creator>
	<dc:creator>Ruslan, Ruslan</dc:creator>
	<dc:creator>Yunus, Muhammad </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Hasil Belajar</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Kotak Kartu Misteri (Kokami)</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Reciprocal Teaching</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Pembelajaran saat ini hanya bersifat satu arah, guru seakan-akan menjadi sumber ilmu satu-satunya. Hal ini berdampak terhadap hasil belajar siswa tidak dapat dicapai dengan baik, terutama pada pembelajaran PPKn. Faktor utama penyebab rendahnya hasil belajar siswa, disebabkan karena kurangnya pengetahuan. Interaksi aktif antara siswa dengan guru atau siswa dengan siswa yang lain jarang terjadi. Siswa juga masih kurang berani untuk tampil dan berbicara di depan kelas, rendahnya kemampuan siswa dalam berpikir abstrak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh model pembelajaran reciprocal teaching berbantuan media kotak kartu misteri (kokami) terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran PPKn di MTsS Darul Hikmah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, jenis penelitian eksperimen dengan metode quasi eksperimen, dalam bentuk nonequivalent control group, sampel penelitian berjumlah 86 siswa yang diambil dengan teknik sampling non probability sampling yang meliputi purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil analisis statistik data yang diperoleh dari uji hipotesis dengan menggunakan uji independent sampel t test, diketahui nilai Sig. (2-tailed) adalah 0,00 &amp;lt; 0,05, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat pengaruh signifikan antara model pembelajaran reciprocal teaching berbantuan media kotak kartu misteri (kokami) terhadap hasil belajar siswa. Saran dari penelitian ini adalah sebaiknya guru dapat menerapkan model reciprocal teaching berbantuan media kotak kartu misteri (kokami) dalam proses pembelajaran terutama pembelajaran PPKn sehingga dapat menumbuhkan semangat dan keaktifan siswa dalam belajar dan dapat meningkatkan kemampuan sikap, pengetahuan, dan keterampilan siswa.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">CV. Global Aksara Pers</dc:publisher>
	<dc:date>2023-06-03</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Artikel Peer-review</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/53</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.5281/zenodo.8122491</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Edu Aksara; Vol 2 No 1 (2023): Edu Aksara: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan; 29-42</dc:source>
	<dc:source>2830-4721</dc:source>
	<dc:source>2962-715X</dc:source>
	<dc:source>10.64499/eduaksara.v2i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/53/45</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">Hak Cipta (c) 2023 Cut Fira Santi</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.globalaksarapers.com:article/56</identifier>
				<datestamp>2024-07-19T11:34:29Z</datestamp>
				<setSpec>eduaksara:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Potensi Ekstrakurikuler Karate  Terhadap Pendidikan Karakter Peserta Didik di MTsN 9 Jombang</dc:title>
	<dc:creator>Mahfudhillah, Hamim Thohari</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Ekstrakurikuler Karate</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">MTSN 9 Jombang</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Pendidikan Karakter</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Pendidikan merupakan serangkaian usaha sadar yang dilakukan oleh seseorang maupun sekelompok orang dengan bertujuan untuk membantu peserta didik dalam meningkatkan kualitas dirinya dengan menanamkan nilai-nilai tertentu. Salah satu pendidikan yang sangat penting untuk peserta didik yaitu pendidikan karakter. Pendidikan karakter adalah pendidikan untuk membentuk kepribadian peserta didik melalui pendidikan budi pekerti, yang hasilnya terlihat dalam tindakan nyata peserta didik, yaitu tingkah laku yang baik. Pendidikan karakter dilingkungan madrasah dapat dilaksanakan melalui berbagai cara, salah satu caranya yaitu melalui kegiatan ekstrakurikuler karate. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi ekstrakurikuler karate terhadap pendidikan karakter pada peserta didik MTsN 9 Jombang. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ekstrakurikuler karate di MTsN 9 Jombang memiliki potensi yang sangat besar dalam meningkatkan karakter peserta didik, di antaranya nilai religius dan nilai jujur; nilai toleransi, nilai disiplin, nilai tanggung jawab, pantang menyerah, adil, nilai cinta tanah air dan nilai menghargai prestasi, sopan santun; menguasai diri, kreatif, mandiri, nilai demokratis, berpikir positif, teliti, fokus dan masih banyak yang lainnya.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">CV. Global Aksara Pers</dc:publisher>
	<dc:date>2023-06-10</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Artikel Peer-review</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/56</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.5281/zenodo.8195021</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Edu Aksara; Vol 2 No 1 (2023): Edu Aksara: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan; 107-121</dc:source>
	<dc:source>2830-4721</dc:source>
	<dc:source>2962-715X</dc:source>
	<dc:source>10.64499/eduaksara.v2i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/56/52</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">Hak Cipta (c) 2023 Hamim Thohari Mahfudhillah</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.globalaksarapers.com:article/57</identifier>
				<datestamp>2024-07-19T11:24:21Z</datestamp>
				<setSpec>eduaksara:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Literasi Media: Media Pembelajaran Siswa Sekolah Menengah Atas di Era Digital</dc:title>
	<dc:creator>Septiawan, Yudi</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Digital</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Literasi</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Radio</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Penelitian ini merupakan bagian dari kegiatan yang turut menyukseskan kurikulum merdeka di sekolah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kajian pustaka dan penelitian lapangan langsung. Hasil yang ditemukan oleh peneliti yaitu banyak siswa-siswi Sekolah Menengah Atas dan Kejuruan sudah mengenal beragam media, namun kurang edukasi dalam menggunakan media tersebut. Untuk itu, peneliti memberikan pelatihan sambil mengkaji salah satu bentuk softskill bagi peserta untuk mengetahui tentang Literasi Digital mereka. Untuk anak SMK khusus bidang Multimedia, mereka bisa juga diarahkan ke lembaga penyiaran untuk magang singkat terkait hal-hal teknis serta pengoperasian perangkat yang ada di lembaga penyiaran agar aplikasi terkait teori literasi media bisa diterapkan langsung di beberapa lembaga penyiaran yang ada di Bangka Belitung.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">CV. Global Aksara Pers</dc:publisher>
	<dc:date>2023-06-05</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Artikel Peer-review</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/57</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.5281/zenodo.8125778</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Edu Aksara; Vol 2 No 1 (2023): Edu Aksara: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan; 53-60</dc:source>
	<dc:source>2830-4721</dc:source>
	<dc:source>2962-715X</dc:source>
	<dc:source>10.64499/eduaksara.v2i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/57/47</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">Hak Cipta (c) 2023 Yudi Septiawan</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.globalaksarapers.com:article/58</identifier>
				<datestamp>2024-07-19T11:26:23Z</datestamp>
				<setSpec>eduaksara:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Upaya Meningkatkan Penanaman Agama dan Moral dengan Metode Berbicara Tentang Kisah Nabi dan Rasul di PAUD Rahva</dc:title>
	<dc:creator>Sahara, Sartika Nur </dc:creator>
	<dc:creator>Ali, Rahmadi </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Metode Berbicara</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Pendidikan Anak Usia Dini</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Penanaman Agama Moral</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan suatu upaya pembinaan yang ditunjukkan kepada anak sejak lahir sampai usia 6 tahun yang dilakukan melalui rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan belajar dalam memasuki pendidikan lebih lanjut. Pendidikan nilai-nilai agama dan moral pada program PAUD merupakan fondasi yang kokoh dan sangat penting keberadaannya, dan jika hal itu telah tertanam dengan baik dalam setiap insan sejak dini, hal tersebut merupakan awal yang baik bagi pendidikan anak bangsa untuk menjalani pendidikan selanjutnya. Dalam meningkatkan penanaman nilai agama dan moral pada anak usia dini perlu adanya beberapa metode. Tujuan dari penelitian in adalah untuk meningkatkan penanaman nilai agama dan moral pada anak usia dini di PAUD Rahva melalui metode bercerita. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang melibatkan dua orang guru di kelas B. Data dianalisis dengan menggunakan cara reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode bercerita tentang kisah Nabi dan Rasul di PAUD Rahva dapat meningkatkan penanaman nilai agama dan moral anak usia dini</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">CV. Global Aksara Pers</dc:publisher>
	<dc:date>2023-06-06</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Artikel Peer-review</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/58</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.5281/zenodo.8127617</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Edu Aksara; Vol 2 No 1 (2023): Edu Aksara: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan; 62-80</dc:source>
	<dc:source>2830-4721</dc:source>
	<dc:source>2962-715X</dc:source>
	<dc:source>10.64499/eduaksara.v2i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/58/49</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">Hak Cipta (c) 2023 Sartika Nur  Sahara, Rahmadi  Ali</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.globalaksarapers.com:article/60</identifier>
				<datestamp>2024-07-19T11:32:09Z</datestamp>
				<setSpec>eduaksara:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Pembelajaran Pancasila Berbasis Agama di Perguruan Tinggi Umum Sebagai Langkah Penguatan Karakter Mahasiswa</dc:title>
	<dc:creator>Muvid, Muhamad Basyrul </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Agama</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Karakter</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Mahasiswa</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Pancasila</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Pembelajaran</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Isu kebangsaan terus bergulir, mahasiswa diharapkan peka terhadap masalah kebangsaan salah satunya dengan mengikuti pembelajaran pancasila dengan baik, dengan harapan mampu memahami serta menerapkan substansi pancasila pada kehidupannya sehari-hari. Namun, akan menjadi masalah apabila pemahaman pancasila dipisahkan dengan agama. Tujuan kajian ini ialah bagaimana pancasila diikat oleh agama sehingga terbentuklah gagasan pembelajaran pancasila berbasis agama sebagai penguatan karakter mahasiswa di perguruan tinggi umum. Metode penelitian ini menggunakan studi kepustakaan yang menelaah berbagai sumber referensi, dokumen dan buku-buku yang relevan sehingga nanti bisa menjadi bahan temuan dan analisa. Hasil temuan menjelaskan bahwa agama menjadi landasan utama dalam berpancasila sebagaimana sila pertama, sehingga penerapan pancasila harus diimbangi dengan nilai-nilai agama, agar dampak dari tindakan tersebut mampu membawa kemaslahatan secara universal, timbulnya toleransi yang baik, persatuan dan kesatuan yang kuat dan keterbukaan serta keadilan yang merata yang semua itu dipahami sebagai bagian dari beragama yang bernilai pahala; amal saleh. Hal ini sebagai langkah antisipatif terhadap pemaknaan dan pelaksanaan pancasila yang sekuler dan liberal yang tidak sesuai dengan semangat beragama di Indonesia.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">CV. Global Aksara Pers</dc:publisher>
	<dc:date>2023-06-09</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Artikel Peer-review</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/60</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.5281/zenodo.8194981</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Edu Aksara; Vol 2 No 1 (2023): Edu Aksara: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan; 96-106</dc:source>
	<dc:source>2830-4721</dc:source>
	<dc:source>2962-715X</dc:source>
	<dc:source>10.64499/eduaksara.v2i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/60/51</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">Hak Cipta (c) 2023 Muhamad Basyrul  Muvid</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.globalaksarapers.com:article/61</identifier>
				<datestamp>2024-07-19T10:58:40Z</datestamp>
				<setSpec>eduaksara:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Respons Anak Usia Dini dan Anak Sekolah Dasar Beserta Orang Tua Mereka pada Kegiatan Melukis di Eco-Canvas  sebagai Alternatif Kanvas Styrofoam</dc:title>
	<dc:creator>Marsiluna, Ananda Laura Dwi </dc:creator>
	<dc:creator>Sarifa, Imel Putri </dc:creator>
	<dc:creator>Mahfudhillah, Hamim Thohari </dc:creator>
	<dc:creator>Hudayana, Nur Alawi </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Anak Usia Dini</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Anak Sekolah Dasar</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Eco-Canvas</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Melukis</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Kanvas merupakan media utama yang diperlukan sebagai media dalam seni lukis. Selain kanvas dari kain, banyak pula beredar kanvas yang terbuat dari stryrofoam. Kanvas styrofoam ini digunakan sebagai media lukis anak-anak di tempat bermain, pasar malam, maupun alun-alun kota. Styrofoam termasuk dalam kelompok plastik dan mengandung berbagai zat kimia yang berbahaya bagi manusia, di antaranya benzene dan styrene. Apabila manusia terpapar zat tersebut, dapat meningkatkan risiko terkena kanker. Salah satu alternatif penggunaan styrofoam sebagai media lukis yaitu dengan menggunakan eco-canvas. Eco-canvas merupakan media lukis yang ramah lingkungan yang terbuat dari ampas tebu, jerami, dan kulit jagung. Tujuan penelitian ini adalah  untuk mengetahui respons anak usia dini dan anak pada jenjang sekolah dasar beserta orang tua mereka pada kegiatan melukis di eco-canvas. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan teknik pengambilan sampel secara acak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 100% anak merasa senang melukis di eco-canvas. Melukis di eco-canvas dapat melatih kreativitas dan imajinasi anak, lebih menarik dari pada melukis pada kanvas styrofoam dan lebih mudah. Mereka juga berpendapat bahwa melukis di eco-canvas melatih ketekunan anak, melatih anak untuk percaya diri,  melatih kemampuan mencermati lingkungan sekitar anak, melatih kemampuan konsentrasi anak, dan eco-canvas merupakan media lukis yang lebih aman bagi lingkungan. Oleh karena itu Eco-canvas merupakan salah satu alternatif media lukis yang sangat tepat untuk digunakan sebagai media lukis bagi anak baik di lingkungan masyarakat maupun di sekolah.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">CV. Global Aksara Pers</dc:publisher>
	<dc:date>2023-07-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Artikel Peer-review</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/61</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.5281/zenodo.8196269</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Edu Aksara; Vol 2 No 2 (2023): Edu Aksara: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan; 1-14</dc:source>
	<dc:source>2830-4721</dc:source>
	<dc:source>2962-715X</dc:source>
	<dc:source>10.64499/eduaksara.v2i2</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/61/53</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">Hak Cipta (c) 2023 Ananda Laura Dwi  Marsiluna, Imel Putri  Sarifa, Hamim Thohari  Mahfudhillah, Nur Alawi  Hudayana</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.globalaksarapers.com:article/64</identifier>
				<datestamp>2024-07-19T11:36:48Z</datestamp>
				<setSpec>eduaksara:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Analisis Budaya Masyarakat Katingan dalam Usaha Budidaya Sarang Burung Walet</dc:title>
	<dc:creator>Hidayat, M. Ilmi </dc:creator>
	<dc:creator>Herliani, Herliani</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Budidaya</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Usaha</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Walet Sarang Putih</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pendapatan usaha dari budidaya sarang walet di Desa Tumbang Samba Kecamatan Katingan Tengah Kabupaten Katingan Kalimantan Tengah. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) yang bersifat deskriptif kualitatif, dengan mengambil lokasi penelitian di Desa Tumbang Samba Kecamatan Katingan Tengah Kabupaten Katingan. &amp;nbsp;Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara kepada 5 orang yang diambil dari 10% dari 50 jumlah petani walet sarang burung walet untuk mengetahui pendapatan usaha sarang burung walet, untuk mengetahui dampak dari pendapatan usaha sarang burung walet.&amp;nbsp; Berdasarkan hasil analisis data diperoleh hasil pendapatan bersih berkisar antara Rp.222.400.000, Rp.340.499.000, Rp.420.462.000, Rp.463.600.000 dan Rp.2.536.366.250. Dengan lama waktu pemeliharaan mulai dari 6 sampai 9 tahun. &amp;nbsp;Hasil dari penelitian ini diperoleh kesimpulan bahwa usaha budidaya sarang burung walet layak untuk di usahakan dengan memperhatikan 3 faktor yang penting yaitu lokasi pembangunan gedung, perawatan dan pemeliharaan gedung serta lama umur gedung walet</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">CV. Global Aksara Pers</dc:publisher>
	<dc:date>2023-06-10</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Artikel Peer-review</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/64</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.5281/zenodo.8218651</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Edu Aksara; Vol 2 No 1 (2023): Edu Aksara: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan; 122-135</dc:source>
	<dc:source>2830-4721</dc:source>
	<dc:source>2962-715X</dc:source>
	<dc:source>10.64499/eduaksara.v2i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/64/56</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">Hak Cipta (c) 2023 M. Ilmi  Hidayat, Herliani Herliani</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.globalaksarapers.com:article/80</identifier>
				<datestamp>2024-07-19T14:59:25Z</datestamp>
				<setSpec>eduaksara:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PPKN SISWA KELAS VIII SMP IT TAHFIDZIL QUR’AN TULUNGAGUNG PADA MATERI UPAYA PEMBERANTASAN KORUPSI MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING</dc:title>
	<dc:creator>Arif Prasetya, Miftakhul</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Pemberantasan Korupsi</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Model Problem Based Learning</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">SMP IT Tahfidzil Qur’an</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPPKn) dinilai siswa kelas VIII SMP IT Tahfidzil Qur’an Tulungagung pelajaran membosankan, membuat jenuh, karena mata pelajaran ini terkesan hafalan dan teoritik, apalagi dalam penyampaianya kurang varisasi sehingga siswa kurang paham dan hasil belajar siswa menurun rata-rata dibawah kreteria Ketuntasan Minimal (KKM). Oleh karena itu diperlukan metode pembelajaran yang mampu mengubah stigma buruk yang dianggap siswa. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas dengan tujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam&amp;nbsp; materi&amp;nbsp; upaya pemberantasan korupsi pada mata pelajaran PPKn kelas VIII SMP IT Tahfidzil Qur’an Tulungagung. Berdasarkan hasil penelitian dan analisa diatas, ada beberapa temuan dalam penelitian tindakan kelas ini yaitu: skor rata- rata aktivitas siswa yang relevan dengan pembelajaran PPKn sebesar 85,24%; Skor rata- rata aktivitas siswa yang kurang relevan dengan pembelajaran PPKn hanya sebesar 12,35%. Skor rerata pemahaman siswa tentang masalah korupsi sebesar 92,59% dan ketuntasan belajar sebesar 92,59%. Dari temuan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode pembelajaran berbasis masalah dapat meningkatkan hasil belajar siswa mata pelajaran PPKn pada materi pemberantasan Korupsi Siswa kelas VIII SMP IT Tahfidzil Qur’an Tulungagung dan menjadikan siswa aktif dalam kegiatan belajar mengajar.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">CV. Global Aksara Pers</dc:publisher>
	<dc:date>2022-12-20</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Artikel Peer-review</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/80</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.5281/zenodo.10161864</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Edu Aksara; Vol 1 No 2 (2022): Edu Aksara: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan; 131-144</dc:source>
	<dc:source>2830-4721</dc:source>
	<dc:source>2962-715X</dc:source>
	<dc:source>10.64499/eduaksara.v1i2</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/80/66</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">Hak Cipta (c) 2023 Miftakhul Arif Prasetya</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.globalaksarapers.com:article/85</identifier>
				<datestamp>2024-07-19T11:04:21Z</datestamp>
				<setSpec>eduaksara:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Cara Mengajar Guru PAI Dalam Menciptakan  Lingkungan Belajar Yang Efektif dan menyenangkan Dengan Menggunakan Strategi Ashabiyah Ibnu Khaldun</dc:title>
	<dc:creator>Syifa, Alfiana</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Cara Mengajar</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Guru</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Lingkungan Belajar</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Strategi Ashabiyah</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Lingkungan belajar yang kondusif sangat berkaitan dengan kualitas belajar peserta didik. Terciptanya kelas kondusif akan menghidari peserta didik dari kejenuhan, kelelahan psikis dan juga terciptanya kelas yang kondusif akan memberikan motivasi dan ketahanan dalam belajar. Dalam lingkungan belajar yang aktif, peserta didik tidak dibebani secara individu dalam menyelesaikan kasus yang dihadapi dalam proses pembelajaran, melainkan peserta didik bisa saling bertanya dan berdiskusi agar beban belajar bagi mereka tidak terjadi. Cara mengajar guru dalam menciptakan lingkungan belajar yang efektif, dengan memandang dari perspektif Ibnu Khaldun, seorang tokoh pemikiran Islam pada abad ke-14. Konsep utama yang menjadi fokus pembahasan meliputi konsep pembelajaran menurut ibnu khaldun, peran guru menciptakan lingkungan yang efektif, dan metode pengajaran menurut ibnu khaldun. Guru dapat menciptakan lingkungan belajar yang tidak hanya memfasilitasi transfer pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter dan keterampilan siswa untuk menghadapi tantangan masa depan. Metode penelitian yang penulis gunakan dalam penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (Liberary Reaseach) yang bertujuan untuk mengungkap cara mengajar guru dalam menciptakan lingkungan yang efektif menurut perspektif Ibnu Khaldun. Hasil penelitian menunjukan bahwa pandangan yang holistik terkait dengan cara mengajar guru PAI dalam menciptakan lingkungan belajar&amp;nbsp; yang efektif dan menyenangkan dengan strategi Ahshabiyah.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">CV. Global Aksara Pers</dc:publisher>
	<dc:date>2023-12-03</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Artikel Peer-review</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/85</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.5281/zenodo.10613071</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Edu Aksara; Vol 2 No 2 (2023): Edu Aksara: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan; 28-42</dc:source>
	<dc:source>2830-4721</dc:source>
	<dc:source>2962-715X</dc:source>
	<dc:source>10.64499/eduaksara.v2i2</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/85/77</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">Hak Cipta (c) 2023 Alfiana Syifa</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.globalaksarapers.com:article/88</identifier>
				<datestamp>2024-07-19T11:01:33Z</datestamp>
				<setSpec>eduaksara:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Implementasi Konsep Dasar Bimbingan dan Penyuluhan Dalam QS. Yunus dan QS. An-Nahl di SDN Jemur Wonosari Surabaya</dc:title>
	<dc:creator>Jasmine, Chelsea</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Bimbingan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Penyuluhan</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Bimbingan dan penyuluhan ialah sebuah usaha berupa bantuan seseorang kepada orang lain, baik individu maupun kelompok yang sedang mengalami sebuah kesulitan yang bersangkutan dengan sebuah kehidupan baik permasalahan lahiriyah maupun batiniyah yang ditujukan kepada individu yang bermasalah secara berkelanjutan serta sistematis oleh guru pembimbing supaya menjadikan individu yang mandiri serta mengenal lingkungannya dengan baik. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif, deskriptif, dengan jenis studi kasus. Metode pengumpulan data dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Penelitian ini nantinya akan membahas lebih dalam mengenai konsep dasar bimbingan dan penyuluhan dalam Qs. Yunus Dan Qs. An-Nahl serta implementasi konsep dasar bimbingan dan penyuluhan di SDN Jemur Wonosari Surabaya.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">CV. Global Aksara Pers</dc:publisher>
	<dc:date>2023-12-02</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Artikel Peer-review</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/88</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.5281/zenodo.10612832</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Edu Aksara; Vol 2 No 2 (2023): Edu Aksara: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan; 15-27</dc:source>
	<dc:source>2830-4721</dc:source>
	<dc:source>2962-715X</dc:source>
	<dc:source>10.64499/eduaksara.v2i2</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/88/75</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">Hak Cipta (c) 2023 Chelsea Jasmine</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.globalaksarapers.com:article/93</identifier>
				<datestamp>2024-07-19T11:06:31Z</datestamp>
				<setSpec>eduaksara:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Pengetahuan Dan Pemahaman Guru Tentang Metode PBL Dalam Proses Pembelajaran</dc:title>
	<dc:creator>Mustaghfirin, Ahmad</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Metode PBL</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Pengetahuan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Pembelajaran Integratif</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Metode pembelajaran merupakan rangkaian penyajian materi yang dilakukan guru dalam kegiatan pembelajaran. Metode pembelajaran bertujuan melatih keaktifan dan kreativitas siswa diantaranya yaitu metode Problem Based Learning (PBL). Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengetahuan dan pemahaman guru tentang metode PBL dan penerapannya dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif eksploratif. Pengumpulan data menggunakan Focus Group Discussion (FGD) dengan 10 orang, wawancara dengan 4 orang, dan dokumentasi perangkat pembelajaran. Data menunjukkan bahwa; 1) Guru belum mengetahui dan belum memahami metode PBL walaupun sebagian langkah-langkah metode PBL sudah dilakukan dalam proses kegiatan belajar mengajar; 2) Wali kelas dan Waka. Bidang Kurikulum mengatakan bahwa guru belum menuangkan metode PBL dalam kegiatan belajar mengajar pada dokumen perangkat pembelajaran; 3) Guru dan Waka. Bidang Kurikulum berpendapat bahwa metode PBL perlu diterapkan karena dapat melatih keterampilan berpikir kritis dan meningkatkan keaktifan dan kreativitas siswa. Peneliti menyimpulkan bahwa guru belum mengetahui dan belum memahami cara menerapkan metode PBL dalam proses kegiatan belajar mengajar, meskipun ada yang melakukan sebagian tahapan metode tersebut. Oleh karena itu, perlu dilakukan pemahaman dan pelatihan metode PBL terhadap guru. Sebelum menerapkan metode PBL, terlebih dahulu mempersiapkan buku panduan, melakukan pelatihan, sosialisasi kepada guru dan siswa, dan uji coba metode PBL dalam kegiatan pembelajaran.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">CV. Global Aksara Pers</dc:publisher>
	<dc:date>2023-12-04</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Artikel Peer-review</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/93</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.5281/zenodo.10614186</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Edu Aksara; Vol 2 No 2 (2023): Edu Aksara: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan; 43-58</dc:source>
	<dc:source>2830-4721</dc:source>
	<dc:source>2962-715X</dc:source>
	<dc:source>10.64499/eduaksara.v2i2</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/93/76</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">Hak Cipta (c) 2023 Ahmad Mustaghfirin</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.globalaksarapers.com:article/95</identifier>
				<datestamp>2024-10-05T02:35:33Z</datestamp>
				<setSpec>eduaksara:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Penerapan Media Presentasi ClassPoint untuk Meningkatkan Hasil Belajar Mata Pelajaran Bahasa Inggris Peserta Didik  di MTsN 9 Jombang</dc:title>
	<dc:creator>Istiqomah, Siti </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">ClassPoint</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Media</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Presentasi</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Pelajaran Bahasa Inggris di ajarkan di kelas VII hingga kelas IX di MTsN 9 Jombang. &amp;nbsp;Proses pembelajaran selama ini dilakukan adalah menggunakan metode tatap muka dengan menggunakan buku paket sebagai sarana pembelajaran utama dan menjadi salah satu penyebab rendahnya hasil belajar peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan yang bertujuan untuk memecahkan masalah pembelajaran di kelas dengan melaksanakan penerapan media presentasi ClassPoint. Pada dasarnya, ClassPoint adalah media presentasi powerpoint. Tetapi, hal yang menarik adalah, dengan aplikasi ClassPoint ini peneliti dapat menjadikan presentasi menjadi interaktif. Peneliti juga bisa melakukan tanya jawab secara langsung dan mendapatkan respons secara langsung. Berdasarkan analisis tes hasil belajar pada siklus I, ditemukan bahwa sebanyak 12 peserta didik atau sekitar 37,5% berhasil mencapai atau melampaui nilai kriteria ketuntasan Minimal KKM (75), sementara sisanya sebanyak 20 peserta didik (62,5%) belum mencapai KKM. Setelah analisis tes hasil belajar pada siklus II, ditemukan bahwa sebanyak 26 peserta didik atau sekitar 81,25% peserta didik telah mencapai nilai kriteria ketuntasan Minimal KKM (75), sementara sisanya, sebanyak 6 orang peserta didik (18,75%), belum mencapai KKM. Ini menunjukkan bahwa target hasil tindakan yang direncanakan dalam penelitian ini, yaitu mencapai ketuntasan klasikal sebesar 81%, telah tercapai. Berdasarkan hasil analisis data tes peserta didik, observasi, dan jurnal pembelajaran yang dilakukan, terdapat perubahan dalam nilai hasil belajar peserta didik setelah penggunaan media presentasi ClassPoint dalam pembelajaran Bahasa Inggris. Hal ini menunjukkan bahwa ClassPoint mampu menarik perhatian peserta didik, memotivasi mereka untuk belajar dengan suasana yang menyenangkan, dan meningkatkan usaha belajar mereka.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">CV. Global Aksara Pers</dc:publisher>
	<dc:date>2024-01-06</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Artikel Peer-review</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/95</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.5281/zenodo.10842750</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Edu Aksara; Vol 3 No 1 (2024): Edu Aksara: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan; 1-16</dc:source>
	<dc:source>2830-4721</dc:source>
	<dc:source>2962-715X</dc:source>
	<dc:source>10.64499/eduaksara.v3i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/95/91</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">Hak Cipta (c) 2024 Siti  Istiqomah</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.globalaksarapers.com:article/97</identifier>
				<datestamp>2024-10-05T02:35:33Z</datestamp>
				<setSpec>eduaksara:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Deskripsi Kesulitan Belajar Siswa Pada Pembelajaran IPA Kelas Tinggi di Sekolah Dasar</dc:title>
	<dc:creator>Mardiana</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Pembelajaran IPA</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Kesulitan Belajar</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Sekolah Dasar</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya seorang guru memahami kesulitan belajar siswa pada pembelajaran IPA kelas tinggi di SD. Kesulitan belajar merupakan kemampuan seorang siswa untuk menguasai suatu materi pelajaran secara maksimal tetapi dalam kenyataannya siswa tidak dapat menguasainya dalam waktu yang telah ditentukan dikarenakan beberapa faktor. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan lebih dalam terkait kesulitan belajar siswa pada pembelajaran IPA kelas tinggi dan membantu para literatur untuk mengungkapkan penyebab kesulitan belajar siswa kelas tinggi di SDN Bayur. Metodologi penelitian ini menggunakan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui 3 tahap yaitu observasi mengenai penyebab kesulitan belajar siswa pada pembelajaran IPA kelas tinggi, wawancara dilakukan kepada 4 subyek narasumber yaitu 1 guru wali kelas 5 dan 3 orang siswa kelas 5 dengan teknik pencatatan tuturan lisan dan perekaman audio dan dokumentasi di SDN Bayur Amuntai. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan belajar siswa pada pembelajaran IPA kelas tinggi di SDN Bayur adalah kendala dalam bahasa dan kosakata ilmiah pada pembelajaran IPA, keterbatasan dalam memahami konsep abstrak pada pembelajaran IPA, dan kesulitan dalam menghubungkan teori dengan realitas sehari-hari.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">CV. Global Aksara Pers</dc:publisher>
	<dc:date>2024-04-06</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Artikel Peer-review</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/97</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.5281/zenodo.10934311</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Edu Aksara; Vol 3 No 1 (2024): Edu Aksara: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan; 17-27</dc:source>
	<dc:source>2830-4721</dc:source>
	<dc:source>2962-715X</dc:source>
	<dc:source>10.64499/eduaksara.v3i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/97/92</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">Hak Cipta (c) 2024 Mardiana</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.globalaksarapers.com:article/109</identifier>
				<datestamp>2024-12-11T08:12:20Z</datestamp>
				<setSpec>eduaksara:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">ANALISIS EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MODUL AJAR DIGITAL INTERAKTIF DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA BELAJAR</dc:title>
	<dc:creator>Ermawan, Bintang</dc:creator>
	<dc:creator>Alaika M. Bagus Kurnia PS</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">modul digital</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">kurikulum merdeka belajar</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Analisis penerapan</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Pesatnya perkembangan revolusi digital telah membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan, khususnya peralihan dari metode pengajaran tradisional ke penggunaan teknologi digital yang lebih interaktif. Kurikulum Merdeka yang digagas Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi bertujuan untuk memberikan keleluasaan dan kebebasan bagi guru dan siswa dalam proses belajar mengajar. Salah satu inovasi utama dalam kurikulum ini adalah penerapan modul pengajaran digital interaktif yang tidak hanya menyajikan materi menarik tetapi juga memungkinkan interaksi langsung sehingga memudahkan siswa dalam memahami pembelajaran. Artikel ini disusun dengan menggunakan metode tinjauan literatur, yang meliputi pengumpulan dan analisis informasi dari berbagai sumber dokumen seperti buku, jurnal, artikel, dan dokumen terkait lainnya. Modul ini memberikan pengalaman belajar yang lebih mendalam dan kaya dibandingkan metode konvensional. Kurikulum Independen, yang menekankan pembelajaran pribadi dan mandiri, memungkinkan siswa untuk belajar sesuai kecepatan mereka, mengeksplorasi materi secara mendalam, dan menerima umpan balik segera. Penelitian juga menemukan bahwa modul digital interaktif meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Fitur interaktif seperti video, kuis, dan simulasi membuat pembelajaran menjadi lebih menarik dan memperkuat konsep yang diajarkan. Para guru melaporkan bahwa modul ini mempermudah pemantauan kemajuan siswa dan memberikan intervensi yang tepat waktu. Namun tantangan seperti keterbatasan infrastruktur teknologi dan perlunya pelatihan tambahan bagi guru masih perlu diatasi untuk memaksimalkan potensi modul ini dalam mendukung implementasi Kurikulum Merdeka Belajar.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">CV. Global Aksara Pers</dc:publisher>
	<dc:date>2024-12-07</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Artikel Peer-review</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/109</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.5281/zenodo.14380100</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Edu Aksara; Vol 3 No 2 (2024): Edu Aksara: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan; 64-79</dc:source>
	<dc:source>2830-4721</dc:source>
	<dc:source>2962-715X</dc:source>
	<dc:source>10.64499/eduaksara.v3i2</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/109/130</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">Hak Cipta (c) 2024 Bintang Ermawan, Alaika M. Bagus Kurnia PS</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.globalaksarapers.com:article/111</identifier>
				<datestamp>2024-10-05T02:35:33Z</datestamp>
				<setSpec>eduaksara:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">PERAN ATALAKI (LEMBAGA ADAT) TERHADAP TARIAN MURE SEBAGAI WUJUD MENJAGA KETAHANAN SOSIAL BUDAYA DALAM WILAYAH HUKUM ADAT NGGELA DESA NGGELA KABUPATEN ENDE”</dc:title>
	<dc:creator>Charlaes Bego, Karolus</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Peran Ata Laki</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Tarian Mure Wilayah Hukum Adat Nggela</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Seni tari merupakan budaya bangsa, suatu bentuk refleksi dari siklus kehidupan bangsa yang telah lama ada. Peran Atalaki (Lembaga Adat)Terhadap Tarian Mure Sebagai Wujud Menjaga Ketahanan Sosial Budaya dalam Wilayah Hukum Adat Nggela sangat diperlukan. Hasil penelitian menemukan bahwa dalam menjaga dan melestarikan budaya sebagai warisan leluhur, Atalaki (Lembaga Adat) semakin pudar kepedulian terhadap tarian Mure, hal ini tercipta karena pihak Atalaki (Lembaga Adat) tidak mampu menjalankan perannya sebagai pihak yang Memegang Amanah, pihak yang Memberi Teladan, dan sebagai pihak yang Bertanggung Jawab atas eksistensi Tarian Mure dalam wilayah hukum adat Nggela. Hal ini disebabkan oleh berbagai kendala, yaitu: 1) Pemahaman tentang tarian Mure oleh Atalaki (Lembaga Adat) sangat minim; 2) Semakin maraknya budaya asing merambah masuk dalam kehidupan masyarakat adat Nggela, 3)Tidak adanya Peraturan dan sanksi yang tegas dari Atalaki (Lembaga Adat) yang melarang (Pire)/membatasi budaya asing masuk di dalam masyarakat adat Nggela; 4) tidak adanya keteladanan dari para Atalaki (Lembaga Adat); 5) Kurang adanya kemauan dari masyarakat dalam wilayah hukum adat Nggela khususnya generasi muda untuk menari tarian Mure,6) Mudahnya mengakses informasi melalui media masa. Upaya yang dilakukan yakni meningkatkan peran Atalaki (Lembaga Adat)yaitu: 1) Atalaki (Lembaga Adat); 2) Atalaki (Lembaga Adat) ; 3) Atalaki (Lembaga Adat); 4) Atalaki (Lembaga Adat), yang berimplikasi pada ketahanan sosial budaya di dalam wilayah hukum adat Nggela.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">CV. Global Aksara Pers</dc:publisher>
	<dc:date>2024-08-18</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Artikel Peer-review</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/111</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.5281/zenodo.13336691</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Edu Aksara; Vol 3 No 1 (2024): Edu Aksara: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan; 28-34</dc:source>
	<dc:source>2830-4721</dc:source>
	<dc:source>2962-715X</dc:source>
	<dc:source>10.64499/eduaksara.v3i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/111/112</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">Hak Cipta (c) 2024 Karolus Charlaes Bego</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.globalaksarapers.com:article/112</identifier>
				<datestamp>2024-10-05T02:35:33Z</datestamp>
				<setSpec>eduaksara:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">IDENTIFIKASI MOTIVASI MASYARAKAT DALAM MEMPERBANYAK SEDEKAH SEBAGAI AMALAN RUTIN</dc:title>
	<dc:creator>Wahyuni, Deni</dc:creator>
	<dc:creator>Rinaldi, Rinaldi</dc:creator>
	<dc:creator>Wimeina, Yudhytia </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Amalan Rutin Masyarakat</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Sedekah</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi motivasi masyarakat dalam memperbanyak sedekah sebagai amalan rutin di kelurahan Pisang kecamatan Pauh kota Padang. Melihat dan mengungkap bahwa sebenarnya kemampuan sedekah itu terletak pada kemauan dan kesempatan untuk bersedekah, bersedekah tidak harus menunggu kaya. Penelitian ini dilakukan dengan metode survey terhadap masyarakat kelurahan Pisang, masing-masing variabel ini akan diuji dengan menggunakan kuesioner tertutup (closed-ended questionnaire). Populasinya seluruh masyarakat pisang, sampel diambil dengan metode purpobility sampling. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa secara garis besar masyarakat kelurahan Pisang hidup sederhana dan memiliki kemampuan untuk bersedekah. Kebiasaan untuk selalu menyisihkan rezeki yang didapat juga sudah dilakukan, meskipun belum dilakukan sebagai amalan rutin setiap harinya. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa sebenarnya yang perlu diberikan kepada masyarakat pendidikan sedekah, dan indahnya berbagi. Tidak harus menunggu kaya, tetapi kayakan hati biar bisa berbagi.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">CV. Global Aksara Pers</dc:publisher>
	<dc:date>2024-08-18</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Artikel Peer-review</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/112</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.5281/zenodo.13337320</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Edu Aksara; Vol 3 No 1 (2024): Edu Aksara: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan; 35-40</dc:source>
	<dc:source>2830-4721</dc:source>
	<dc:source>2962-715X</dc:source>
	<dc:source>10.64499/eduaksara.v3i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/112/113</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">Hak Cipta (c) 2024 Deni Wahyuni, Rinaldi Rinaldi, Yudhytia  Wimeina</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.globalaksarapers.com:article/113</identifier>
				<datestamp>2024-10-05T02:35:33Z</datestamp>
				<setSpec>eduaksara:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">HARMONI AGAMA DAN BUDAYA DALAM PERAYAAN HARI-HARI BESAR ISLAM DI INDONESIA (Analisis Kultural Dan Religius)</dc:title>
	<dc:creator>Mustaghfirin, Ahmad</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Agama</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Budaya</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Hari Besar Islam</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Kultur</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Perayaan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Peringatan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Religius</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Hari besar keagamaan merupakan hari-hari yang diperingati secara khusus oleh para pemeluknya. Hari besar mempunyai arti dan makna penting bagi kehidupan manusia baik karena pengaruhnya maupun nilai-nilai spiritualnya. Ibadah bertujuan untuk mendekatkan diri kepada Tuhan. Namun tidak semua umat Islam mengetahui dan mampu membedakan kegiatan hari besar keagamaan yang dikategorikan perayaan dan peringatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kegiatan hari besar Islam dalam kategori peringatan dan perayaan, serta mendeskriptifkan perintah agama dan budaya masyarakat dalam melaksanakan upacara-upacara hari besar keagamaan Islam di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data menggunakan studi dokumen/literatur review berupa buku, jurnal dan dokumen lainnya yang terkait dengan topik penelitian. Data menunjukkan bahwa; 1) Upacara-upacara hari besar dalam agama Islam ada yang bersifat perayaan, yaitu hari-hari yang identik/ momentum dengan suasana kebahagiaan, dan ada yang bersifat peringatan yaitu momentum untuk mengingatkan sesuatu; 2) Hari-hari besar merupakan titik temu antara agama dan budaya. Peneliti menyimpulkan bahwa agama mempunyai makna yang komplek/ beragam dan mempunyai kegunaan bagi individu, sosial, psikologi dan pendidikan. Hari raya besar dalam Islam yang masuk kategori sebagai perayaan adalah Idul Fitri dan Idul Adha, sedangkan selain kedua hari raya tersebut masuk kategori peringatan. Perayaan dan peringatan hari besar Islam merupakan kegiatan percampuran antara agama dan budaya, karena agama tanpa budaya akan terasa kaku.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">CV. Global Aksara Pers</dc:publisher>
	<dc:date>2024-08-18</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Artikel Peer-review</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/113</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.5281/zenodo.13337488</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Edu Aksara; Vol 3 No 1 (2024): Edu Aksara: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan; 41-51</dc:source>
	<dc:source>2830-4721</dc:source>
	<dc:source>2962-715X</dc:source>
	<dc:source>10.64499/eduaksara.v3i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/113/114</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">Hak Cipta (c) 2024 Ahmad Mustaghfirin</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.globalaksarapers.com:article/123</identifier>
				<datestamp>2024-11-23T14:39:37Z</datestamp>
				<setSpec>eduaksara:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">PENERAPAN METODE MIND MAPPING UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN SANTRI TENTANG HADITS KITAB BULUGHUL MARAM DI PONDOK PESANTREN ROUDLOTUL MURTADLO PASREPAN PASURUAN</dc:title>
	<dc:creator> Abdul Jalil, Achmad Faishol</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Bulughul Maram</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Mind Mapping</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Pemahaman Santri</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Pemahaman santri tentang Hadits di Pondok Pesantren Roudlotul Murtadlo cenderung bersifat konvensional. Pengajaran yang berfokus pada hafalan dan pemahaman tekstual sering kali tidak mampu merangsang pemikiran kreatif dan pemahaman holistik. Oleh karena itu, diperlukan suatu metode pembelajaran yang dapat merangsang kreativitas dan memudahkan pemahaman konsep Hadits. Metode Mind Mapping dipilih oleh peneliti karena dianggap paling cocok dalam meningkatkan pemahaman Hadits. Oleh karena itu, ada beberapa rumusan masalah dari hal tersebut yakni bagaimana penerapan metode Mind Mapping, respon santri terhadap metode tersebut, dan apa kelebihan dan kekurangan metode tersebut. Dan tujuan penelitian ini adalah agar mengetahui hasil dari penerapan metode Mind Mapping ini meningkatkan retensi atau tidak, agar mengetahui respon santri terhadap penggunaan metode Mind Mapping, dan agar mengetahui kelebihan dan kekurangan metode Mind Mapping. penelitian dan jenis pendekatan yang digunakan adalah Metode Kualitatif. Teknik pengumpulan data yang kami gunakan adalah wawancara dan observasi. Penelitian ini memiliki beberapa tahapan; tahap pendahuluan, tahap penelitian sebenarnya, dan tahap penulisan laporan penelitian. Hasil penelitian kami setelah diterapkannya metode Mind Mapping diantaranya para santri lebih mudah untuk memahami sebuah Hadits, sebagian besar santri memberikan respon positif terhadap penerapan metode Mind Mapping dalam pembelajaran hadits kitab Bulughul Maram, Metode Mind Mapping memiliki kelebihan diantaranya seperti dalam memudahkan santri memahami hadits secara keseluruhan. Dan metode ini juga memiliki kekurangan seperti harus didampingi dengan melihat materi dari sumber asli.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">CV. Global Aksara Pers</dc:publisher>
	<dc:date>2024-10-05</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Artikel Peer-review</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/123</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.5281/zenodo.13892264</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Edu Aksara; Vol 3 No 2 (2024): Edu Aksara: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan; 1-5</dc:source>
	<dc:source>2830-4721</dc:source>
	<dc:source>2962-715X</dc:source>
	<dc:source>10.64499/eduaksara.v3i2</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/123/121</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">Hak Cipta (c) 2024 Achmad Faishol  Abdul Jalil</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.globalaksarapers.com:article/124</identifier>
				<datestamp>2024-11-23T14:39:37Z</datestamp>
				<setSpec>eduaksara:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">INDUSTRIALISASI KESENIAN JARANAN SEBAGAI PRODUK KEARIFAN LOKAL INDONESIA</dc:title>
	<dc:creator>Azzahra, Arsy</dc:creator>
	<dc:creator>Devi, Aisyah</dc:creator>
	<dc:creator>Afit, Ilma</dc:creator>
	<dc:creator>Shodiq, Mohammad</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Industrialisasi</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Jaranan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Kesenian</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Sosial Media</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Kesenian saat ini tampak semakin memudar dan terpinggirkan. Meskipun kesenian sering diadakan, tanpa adanya banyak kesempatan atau dukungan, serta semangat dari kelompok kesenian ini, maka lambat laun akan memudar. Fenomena ini terjadi pada berbagai jenis kesenian di seluruh Indonesia. Hingga kini, kesenian dianggap mampu menyesuaikan perkembangan zaman. Menghadapi kenyataan tersebut, kesenian harus banyak berbenah agar tidak terjebak dan tunduk pada arus globalisasi. Di era teknologi informasi, seniman jaranan menghadapi tantangan dan peluang dalam hal regenerasi, serta kemampuan beradaptasi dengan perubahan teknologi karena ekspektasi masyarakat yang semakin modern. Penelitian ini merupakan suatu Upaya untuk meningkatkan preferensi Masyarakat terhadap kesenian jaranan melalui sosial media, khususnya kesenian jaranan di Desa Kedamean Gresik. Melalui penelitian ini yang bertujuan tidak hanya mengembangkan minat para tim kesenian saja, tetapi juga untuk menyadarkan Masyarakat terhadap pentingnya melestarikan dan menghargai kesenian jaranan sebagai bagian dari identitas budaya lokal Indonesia. Metode yang digunakan peneliti ialah metode deskriptif kualitatif dengan menguraikan dan menggambarkan aspek yang diteliti. Data yang dikumpulkan dapat berupa naskah wawancara, catatan lapangan, foto, video tape, dokumentasi pribadi, catatan atau memo. Hasil dan pembahasan yang didapat untuk meningkatkan preferensi Masyarakat terhadap kesenian jaranan melalui sosial media serta menyadarkan Masyarakat terhadap pentingnya melestarikan dan menghargai kesenian jaranan sebagai bagian dari identitas budaya lokal Indonesia. Kesimpulan dan saran dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan media sosial sebagai bentuk kreasi dan ekspresi meskipun pada penelitian ini masih perlu dikembangkan serta ditingkatkan lagi dan diharapkan untuk kedepannya mampu dan ditingkatkan lagi dalam mengembangkan kesenian jaranan yang ada di desa Kedamean Gresik.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">CV. Global Aksara Pers</dc:publisher>
	<dc:date>2024-10-22</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Artikel Peer-review</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/124</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.5281/zenodo.13971668</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Edu Aksara; Vol 3 No 2 (2024): Edu Aksara: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan; 6-22</dc:source>
	<dc:source>2830-4721</dc:source>
	<dc:source>2962-715X</dc:source>
	<dc:source>10.64499/eduaksara.v3i2</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/124/123</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">Hak Cipta (c) 2024 Arsy Azzahra, Aisyah Devi, Ilma Afit, Mohammad Shodiq</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.globalaksarapers.com:article/130</identifier>
				<datestamp>2024-12-11T07:44:22Z</datestamp>
				<setSpec>eduaksara:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">TANGGUNG JAWAB HUMAS DALAM PEMBERIAN PELAYANAN DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN GRESIK</dc:title>
	<dc:creator>Sulanam</dc:creator>
	<dc:creator>Nur Hamidah</dc:creator>
	<dc:creator>Azizatun Nisa’ Irsyadiyah</dc:creator>
	<dc:creator>Aisyah Anis Maisyaroh</dc:creator>
	<dc:creator>Lutviatul Alawiyah</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Tanggung jawab humas di dinas pendidikan Gresik sangat penting dalam memastikan pelayanan yang efektif dan efisien kepada masyarakat, terutama dalam konteks pendidikan. Tulisan ini membahas peran Humas dalam membangun citra positif, menyediakan informasi yang jelas dan akurat, serta memfasilitasi komunikasi antara pihak dinas dengan masyarakat luar. Penekanan juga diberikan pada pentingnya transparansi, responsibilitas, dan keterbukaan dalam menjalankan tugas-tugasnya. Dengan menjalankan tanggung jawab ini dengan baik, Humas dapat memperkuat hubungan antara dinas pendidikan dan masyarakat, serta meningkatkan kepercayaan dan kepuasan publik terhadap layanan yang diberikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui responsibilitas humas dalam pemberian pelayanan di Dinas Pendidikan kabupaten Gresik. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan analisis terhadap landasan teori. Penelitian ini dilakukan di Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik dengan menggunakan teknik observasi, wawancara, pengisian kuesioner, dan dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data. Hasil dari penelitian ini adalah jenis media yang digunakan saat ini dalam kegiatan humas di Dinas Pendidikan kabupaten Gresik terdiri dari Gresik AKAS 112, Instagram dan SPAN LAPOR.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">CV. Global Aksara Pers</dc:publisher>
	<dc:date>2024-12-06</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Artikel Peer-review</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/130</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.5281/zenodo.14379335 </dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Edu Aksara; Vol 3 No 2 (2024): Edu Aksara: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan; 46-63</dc:source>
	<dc:source>2830-4721</dc:source>
	<dc:source>2962-715X</dc:source>
	<dc:source>10.64499/eduaksara.v3i2</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/130/129</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">Hak Cipta (c) 2024 Sulanam, Nur Hamidah, Azizatun Nisa’ Irsyadiyah, Aisyah Anis Maisyaroh, Lutviatul Alawiyah</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.globalaksarapers.com:article/131</identifier>
				<datestamp>2024-11-28T13:42:09Z</datestamp>
				<setSpec>eduaksara:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">TANGGUNG JAWAB HUMAS DALAM PEMBERIAN PELAYANAN DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN GRESIK</dc:title>
	<dc:creator>Sulanam, Sulanam</dc:creator>
	<dc:creator>Hamidah, Nur </dc:creator>
	<dc:creator>Nisa’ Irsyadiyah, Azizatun </dc:creator>
	<dc:creator>Anis Maisyaroh, Aisyah </dc:creator>
	<dc:creator>Alawiyah, Lutviatul </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Media Digital</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Layanan Pendidikan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Strategi Manajemen Humas</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Tanggung jawab humas di dinas pendidikan Gresik sangat penting dalam memastikan pelayanan yang efektif dan efisien kepada masyarakat, terutama dalam konteks pendidikan. Tulisan ini membahas peran Humas dalam membangun citra positif, menyediakan informasi yang jelas dan akurat, serta memfasilitasi komunikasi antara pihak dinas dengan masyarakat luar. Penekanan juga diberikan pada pentingnya transparansi, responsibilitas, dan keterbukaan dalam menjalankan tugas-tugasnya. Dengan menjalankan tanggung jawab ini dengan baik, Humas dapat memperkuat hubungan antara dinas pendidikan dan masyarakat, serta meningkatkan kepercayaan dan kepuasan publik terhadap layanan yang diberikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui responsibility humas dalam pemberian pelayanan di Dinas Pendidikan kabupaten Gresik. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan analisis terhadap landasan teori. Penelitian ini dilakukan di Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik dengan menggunakan teknik observasi, wawancara, pengisian kuisioner, dan dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data. Hasil dari penelitian ini adalah jenis media yang digunakan saat ini dalam kegiatan humas di Dinas Pendidikan kabupaten Gresik terdiri dari Gresik AKAS 112, instagram dan SPAN LAPOR.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">CV. Global Aksara Pers</dc:publisher>
	<dc:date>2024-11-23</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Artikel Peer-review</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/131</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.5281/zenodo.14209787</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Edu Aksara; Vol 3 No 2 (2024): Edu Aksara: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan; 23-35</dc:source>
	<dc:source>2830-4721</dc:source>
	<dc:source>2962-715X</dc:source>
	<dc:source>10.64499/eduaksara.v3i2</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/131/126</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">Hak Cipta (c) 2024 Azizatun  Nisa’ Irsyadiyah, Sulanam Sulanam, Nur  Hamidah, Aisyah  Anis Maisyaroh, Lutviatul  Alawiyah</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.globalaksarapers.com:article/136</identifier>
				<datestamp>2024-12-11T06:38:43Z</datestamp>
				<setSpec>eduaksara:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">ANALISIS SEMIOTIKA: PENANDA DAN PETANDA PADA LIRIK LAGU REALITAS KONSUMERISME KARYA GRUP BAND SUKATANI PUNK</dc:title>
	<dc:creator>Septiana, Khusna Nur</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Budaya</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Sikap</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Literasi</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam makna dan kritik sosial dalam lagu &quot;Realitas Konsumerisme&quot; karya grup band Sukatani Punk. Dengan perpaduan antara lirik yang kritis dan gaya musik yang energik, menawarkan perspektif menarik terhadap isu-isu sosial.  Lagu tersebut mengangkat isu-isu yang erat kaitannya dengan kehidupan masyarakat pedesaan serta fenomena sosial yang tengah berlangsung, terutama dalam konteks budaya konsumtif yang berkembang di kalangan generasi muda. Dengan menggunakan pendekatan semiotika Ferdinand de Saussure, penelitian ini menganalisis hubungan antara petanda (konsep) dan penanda (bentuk) dalam lirik lagu untuk mengungkap pesan sosial yang disampaikan. Hasil penelitian diharapkan mampu menunjukkan bagaimana elemen-elemen dalam lirik lagu mencerminkan realitas konsumerisme dan relevansinya sebagai kritik terhadap kondisi sosial saat ini.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">CV. Global Aksara Pers</dc:publisher>
	<dc:date>2024-12-05</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Artikel Peer-review</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/136</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.5281/zenodo.14378174</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Edu Aksara; Vol 3 No 2 (2024): Edu Aksara: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan; 36-45</dc:source>
	<dc:source>2830-4721</dc:source>
	<dc:source>2962-715X</dc:source>
	<dc:source>10.64499/eduaksara.v3i2</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/136/128</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">Hak Cipta (c) 2024 Khusna Nur Septiana</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.globalaksarapers.com:article/137</identifier>
				<datestamp>2024-12-12T02:46:45Z</datestamp>
				<setSpec>eduaksara:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">MENELAAH WACANA KURIKULUM DEEP LEARNING: URGENSI DAN PERANANNYA DALAM MENYIAPKAN GENERASI EMAS INDONESIA</dc:title>
	<dc:creator>Muhamad Basyrul Muvid</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">kurikulum</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">deep-learning</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">urgensi</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">peranan</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Kurikulum menjadi sebuah hal yang penting dalam pendidikan, sehingga harus menyesuaikan dengan kondisi zaman agar lulusan nantinya mampu menjawab dan memenuhi kebutuhan zaman yang ada. Namun, sisi lain pendidikan juga punya problem mulai dari sumber daya guru, sarana prasarana yang belum merata padahal secara kebijakan sistem sama dari pusat. Tujuan artikel ini ialah menelaah apakah tepat wacana perubahan atau pergantian kurikulum dari merdeka belajar (kurikulum merdeka) ke kurikulum Deep Learning, yang hasil akhirnya ialah memberikan rekomendasi apakah tepat atau tidak wacana tersebut. Metode penelitian yang digunakan ialah studi kepustakaan dengan teknik pengumpulan data dokumentasi (buku, artikel), teknik analisa data menggunakan induksi dan intepretasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wacana perubahan kurikulum Deep Learning sebagai pengganti kurikulum merdeka tidaklah menjadi hal yang krusial atau skala prioritas. Mengingat, secara konsep, prinsip, tujuan dan paradigma pembelajaran sama tidak jauh beda, sehingga urgensi dan peranannya tidak jauh beda yang kurikulum sebelumnya yang memang mengusung pembelajaran sesuai minat, keterampilan, kontekstual, berbasis masalah, proyek dan berparadigma konstruktivistik. Kementerian pendidikan Nasional harusnya fokus pada masalah nyata yang ada di pendidikan Indonesia yakni terkait pemerataan pembangunan pendidikan Nasional yang hingga saat ini terjadi kesenjangan yang cukup tinggi antara swasta-negeri, perkotaan-pedesaan, belum lagi masih adanya daerah tertinggal, pelosok, pegunungan yang secara akses jalan, layanan internet juga masih lemah.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">CV. Global Aksara Pers</dc:publisher>
	<dc:date>2024-12-08</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Artikel Peer-review</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/137</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.5281/zenodo.14403663</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Edu Aksara; Vol 3 No 2 (2024): Edu Aksara: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan; 80-93</dc:source>
	<dc:source>2830-4721</dc:source>
	<dc:source>2962-715X</dc:source>
	<dc:source>10.64499/eduaksara.v3i2</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/137/131</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">Hak Cipta (c) 2024 Muhamad Basyrul Muvid</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.globalaksarapers.com:article/143</identifier>
				<datestamp>2024-12-28T23:23:10Z</datestamp>
				<setSpec>eduaksara:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">ANALISIS KOMUNIKASI MATEMATIS  MAHASISWA DALAM GEOMETRI DASAR</dc:title>
	<dc:creator>kristiani, Kristiani</dc:creator>
	<dc:creator>Sitta Khoirin Nisa</dc:creator>
	<dc:creator>M. Khafid Irsyadi</dc:creator>
	<dc:creator>Fitria Yunaini</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">komunikasi matematis</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">geometri</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">analisis</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan kemampuan komunikasi matematis mahasiswa dalam matakuliah geoemtri dasar. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa tingkat 1 tahun akademik 2023/2024. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode tes dan wawancara. Keabsahan data menggunakan teknik triangulasi. Teknik analisis data dilakukan dengan mereduksi, penyajian data, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kesimpulan dari penelitian ini adalah&amp;nbsp; 33 % mahasiswa&amp;nbsp; pada mata kuliah geometri dasar mempunyai kemampuan komunikasi matematis&amp;nbsp; sangat baik, 50 % mahasiswa&amp;nbsp; pada mata kuliah geometri dasar mempunyai kemampuan komunikasi matematis&amp;nbsp; baik dan&amp;nbsp; 17 % mahasiswa dengan kategori kemampuan komunikasi matematis cukup&amp;nbsp; dan tidak ada mahasiswa dengan kategori kemampuan komunikasi matematis kurang.
&amp;nbsp;</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">CV. Global Aksara Pers</dc:publisher>
	<dc:date>2024-12-12</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Artikel Peer-review</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/143</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.5281/zenodo.14565686</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Edu Aksara; Vol 3 No 2 (2024): Edu Aksara: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan; 94-101</dc:source>
	<dc:source>2830-4721</dc:source>
	<dc:source>2962-715X</dc:source>
	<dc:source>10.64499/eduaksara.v3i2</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/143/137</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">Hak Cipta (c) 2024 Kristiani kristiani, Sitta Khoirin Nisa, M. Khafid Irsyadi, Fitria Yunaini</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.globalaksarapers.com:article/145</identifier>
				<datestamp>2024-12-28T23:23:10Z</datestamp>
				<setSpec>eduaksara:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">PUBLIC SPEAKING SKILLS IN EDUCATION IN THE 21ST CENTURY: A SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW</dc:title>
	<dc:creator>Khoirunisa, Amelia</dc:creator>
	<dc:creator>Pratama, Andika Cahya</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Public Speaking Skill</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Education</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">21st Century</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">The ability to clearly articulate ideas and engage an audience is not only essential for academic success, but also for future professional endeavors. Therefore, the development of public speaking skills is an integral part of the educational landscape. This study aims to evaluate the importance of public speaking skills in the context of 21st century education by conducting a systematic review of relevant literature. Using a Systematic Literature Review (SLR) approach, this research analyzes various studies that address public speaking from the perspective of educators and learners. The database used for this review was Google Scholar, which provides access to a wide range of scholarly articles. A total of 9 articles published between 2020 and 2024 were included in this analysis, based on specific inclusion criteria. The search strategy used keywords such as “educators‘ public speaking skills” and “learners’ public speaking skills.” Thematic data analysis techniques were used to identify key themes in the selected literature. The results showed that public speaking skills play an important role in improving the quality of learning. Educators with strong public speaking skills can foster a more interactive learning environment, motivate students and deliver materials effectively. For learners, public speaking contributes to the development of self-confidence, critical thinking and communication skills. However, there is a noticeable gap in research regarding the development of public speaking skills among educators. This research underscores the need for sustainable and integrated training programs to meet the needs of educators in improving their communication competencies. The new findings in this study resulted in 3 important points, namely the need to be an important point in public speaking for educators, namely as a Motivator, Catalyst, Facilitator.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">CV. Global Aksara Pers</dc:publisher>
	<dc:date>2024-12-13</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Artikel Peer-review</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/145</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.5281/zenodo.14565774</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Edu Aksara; Vol 3 No 2 (2024): Edu Aksara: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan; 102-120</dc:source>
	<dc:source>2830-4721</dc:source>
	<dc:source>2962-715X</dc:source>
	<dc:source>10.64499/eduaksara.v3i2</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/145/138</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">Hak Cipta (c) 2024 Amelia Khoirunisa, Andika Cahya Pratama</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.globalaksarapers.com:article/148</identifier>
				<datestamp>2025-08-08T12:09:03Z</datestamp>
				<setSpec>eduaksara:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">PROBLEMATIKA PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENANGANI PENDIDIKAN KARAKTER SISWA SMPN 2 WARU </dc:title>
	<dc:creator>Rahmawati, Maulidya</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Pendidikan Karakter</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Problematika Guru PAI</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Upaya Mengatasi Problematika Pendidikan Karakter</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Pendidikan karakter sangat penting untuk membentuk generasi yang beretika, moral, dan religius. Dalam Pendidikan Agama Islam (PAI), peran guru sangat penting untuk menginternalisasikan nilai-nilai karakter melalui pengajaran dan keteladanan. Namun, dalam menjalankannya, guru PAI sering menghadapi banyak masalah. Artikel ini membahas masalah yang dihadapi guru Pendidikan Agama Islam dalam menangani pendidikan karakter siswa di SMPN 2 Waru, serta upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut. Beberapa problematika yang ditemukan meliputi kurangnya dukungan dari lingkungan sekolah, di mana sinergi antara guru PAI dan elemen sekolah lainnya masih belum optimal. pengaruh negatif teknologi dan globalisasi, dapat menjadi pemicu berkurangnya nilai-nilai karakter luhur dan budi pekerti yang baik, serta variasi latar belakang siswa yang memengaruhi pemahaman dan penerapan nilai-nilai karakter. Untuk mengatasi masalah tersebut, solusi yang diusulkan adalah kolaborasi antara seluruh pihak sekolah dalam mendukung program pendidikan karakter, pengembangan metode pembelajaran interaktif yang relevan dengan perkembangan zaman, serta pelibatan orang tua dalam proses pendidikan karakter siswa. Upaya-upaya ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas peran guru PAI membangun karakter siswa di SMPN 2 Waru.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">CV. Global Aksara Pers</dc:publisher>
	<dc:date>2025-01-04</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Artikel Peer-review</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/148</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.5281/zenodo.14597732</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Edu Aksara; Vol 4 No 1 (2025): Edu Aksara: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan; 1-8</dc:source>
	<dc:source>2830-4721</dc:source>
	<dc:source>2962-715X</dc:source>
	<dc:source>10.64499/eduaksara.v4i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/148/142</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">Hak Cipta (c) 2025 Maulidya Rahmawati</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.globalaksarapers.com:article/149</identifier>
				<datestamp>2025-08-08T12:09:03Z</datestamp>
				<setSpec>eduaksara:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">PEMAKNAAN DAN PENAFSIRAN UNSUR KIAS DALAM KALIMAT PADA CERITA PENDEK: TINJAUAN HERMENEUTIKA</dc:title>
	<dc:creator>Wulandari, Sri</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Cerpen</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Hermeneutika</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Unsur Kias</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Penelitian ini dilatarbelakangi dengan adanya fenomena penggunaan diksi unsur kias dalam kalimat cerpen dan penyampaian pesan cerita secara implisit. Unsur kias dianalis dengan tinjauan hermeneutika. Rumusan masalah ini ialah bagaimana pemaknaan dan penafsiran unsur kias dalam kalimat pada cerpen Kompas.Id yang dianalisis dengan tinjauan hermeneutika? Penyediaan data penelitian ini menggunakan metode baca dan teknik catat. Wujud data penelitian ini ialah kalimat yang mengandung unsur kias. Sumber data penelitian ini iala cerpen “Binar yang Memudar dari Matanya”, “Lelaki Harum Lahang”, dan “Matinya Serai dan Ruku-Ruku Ibu”. Ketiga cerpen ini ialah cerpen terbitan Kompas.Id edisi bulan Oktober 2022. Data penelitian ini dianalisis menggunakan metode agih dan metode padan referensial dengan teknik bagi unsur langsung (BUL). Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat tiga belas makna unsur kias yang menggunakan diksi realitas alam (Natural Symbol), lima belas makna unsur kias yang menggunakan diksi khusus (Private Symbol), dan satu makna unsur kias yang menggunakan diksi umum (Blank Symbol). Adapun penafsiran unsur kias dalam kalimat pada cerpen dengan tinjauan hermeneutika ditemukan potret sosial, seperti masalah korupsi yang ada di pemerintah daerah, stereotipe seorang sarjana harus bekerja di kantor pemerintah atau perusahaan tertentu, dan gambaran masa penjajahan yang merugikan suatu bangsa.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">CV. Global Aksara Pers</dc:publisher>
	<dc:date>2025-05-10</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Artikel Peer-review</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/149</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.5281/zenodo.15377477</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Edu Aksara; Vol 4 No 1 (2025): Edu Aksara: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan; 9-15</dc:source>
	<dc:source>2830-4721</dc:source>
	<dc:source>2962-715X</dc:source>
	<dc:source>10.64499/eduaksara.v4i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/149/145</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">Hak Cipta (c) 2025 Sri Wulandari</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.globalaksarapers.com:article/150</identifier>
				<datestamp>2025-08-08T12:09:03Z</datestamp>
				<setSpec>eduaksara:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">KLASIFIKASI EMOSI DALAM LIRIK LAGU DETIK, MENIT, JAM KARYA FEBY PUTRI</dc:title>
	<dc:creator>Putri, Leony Assyifa</dc:creator>
	<dc:creator>Azizah, Farah</dc:creator>
	<dc:creator>Damayanti, Welsi</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Klasifikasi Emosi</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Lirik Lagu</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Feby Putri (Marah, Sedih, Kecewa, Yakin, Percaya Diri)</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Karya seni memiliki nilai yang tak ternilai, dan lagu adalah salah satu bentuk seni yang memberikan manfaat besar bagi para penikmatnya di era modern ini. Perkembangan variasi lagu telah melaju pesat, dan di awalnya, lagu seringkali dipakai semata-mata untuk kesenangan dan hiburan. Namun, seiring berjalannya waktu, lagu-lagu ini menjadi semakin beragam, dengan setiap lirik mengekspresikan beragam jenis emosi. Melalui lagu, penulis dapat menyampaikan perasaan dan situasi mereka kepada pendengar. Analisis emosi dalam lirik lagu &quot;detik, menit, jam&quot; memberi kesempatan bagi pendengar untuk lebih mendalami makna emosional yang ingin disampaikan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, yang berfokus pada pengungkapan makna, deskripsi, klarifikasi, dan penempatan data dalam konteks yang relevan. Hasil klasifikasi emosi menunjukkan bahwa lagu &quot;detik, menit, jam&quot; menggambarkan tentang kebangkitan dan keteguhan dalam menghadapi kritik negatif dari lingkungan sekitar. Fokus utama dalam lirik-lirik modern adalah emosi, di mana lirik harus mampu mengekspresikan perasaan dengan cara yang autentik dan menyentuh jiwa pendengar. Oleh karena itu, pemilihan kata-kata yang tepat menjadi sangat krusial agar pesan yang ingin disampaikan dapat diterima dengan baik oleh audiens.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">CV. Global Aksara Pers</dc:publisher>
	<dc:date>2025-05-10</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Artikel Peer-review</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/150</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.5281/zenodo.15377567</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Edu Aksara; Vol 4 No 1 (2025): Edu Aksara: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan; 16-22</dc:source>
	<dc:source>2830-4721</dc:source>
	<dc:source>2962-715X</dc:source>
	<dc:source>10.64499/eduaksara.v4i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/150/146</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">Hak Cipta (c) 2025 Leony Assyifa Putri, Farah Azizah, Welsi Damayanti</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.globalaksarapers.com:article/153</identifier>
				<datestamp>2025-01-31T07:26:46Z</datestamp>
				<setSpec>eduaksara:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM SEBAGAI SOLUSI PENCEGAHAN KENAKALAN REMAJA DI PERKOTAAN</dc:title>
	<dc:creator>Hikam, Ufi Bahrul</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran lembaga pendidikan islam sebagai solusi pencegahan kenalan remaja di perkotaan. Pada penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan jenis berupa studi kasus. Peneliti mencari solusi dari masalah atau peristiwa yang terjadi dengan memahami bagaimana permasalahan tersebut bisa terjadi dengan mengumpulkan banyak informosi kemudian dikaji. Kenakalan remaja yang dikenal dengan istilah juvenile delinquent merupakan perbuatan atau perilaku negatif yang berlawanan dengan hukum dan aturan masyarakat. Perbuatan tersebut akan diberikan sanksi jika diketahui oleh petugas hukum. Bentuk kenakalan remaja yang ada di daerah perkotaan, salah satunya di kota surabaya, misalnya tawuran, pencurian, gengster, balapan liar, bolos dan narkoba. Dengan hal ini, lembaga pendidikan islam memiliki solusi untuk menanggulangi masalah tersebut, karena lembaga pendidikan islam adalah tempat yang memiliki peran untuk mengubah tingkah laku individu menjadi lebih baik. Solusi lembaga pendidikan islam untuk mengatasi terjadinya kenakalan remaja, diantaranya; memberikan pengajaran bukan dari aspek pengetahuan dan keterampilan saja, melainkan juga melalui agama, budi pekerti dan etika, menguatkan mental remaja agar bisa menyelesaikan masalah yang dihadapi, memperbaiki hubungan dan keadaan sosialnya dan tempat yang bisa menimbulkan terjadinya kenakalan remaja, dan lain sebagainya.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">CV. Global Aksara Pers</dc:publisher>
	<dc:date>2024-12-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Artikel Peer-review</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/153</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.5281/zenodo.14777176</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Edu Aksara; Vol 3 No 2 (2024): Edu Aksara: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan; 121-143</dc:source>
	<dc:source>2830-4721</dc:source>
	<dc:source>2962-715X</dc:source>
	<dc:source>10.64499/eduaksara.v3i2</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/153/144</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">Hak Cipta (c) 2024 Ufi Bahrul Hikam</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.globalaksarapers.com:article/154</identifier>
				<datestamp>2025-08-08T12:09:03Z</datestamp>
				<setSpec>eduaksara:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">IMAJI PADA ANTOLOGI PUISI MENGAPA LUKA TIDAK MEMAAFKAN PISAU KARYA M. AAN MANSYUR SEBAGAI BAHAN AJAR PEMBELAJARAN PUISI DI SMA </dc:title>
	<dc:creator>Pinuji, Ayudyah Sekar</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Handout</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Imaji</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Puisi</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Penelitian ini membahas tentang imaji pada antologi puisi Mengapa Luka Tidak Memaafkan Pisau karya M. Aan Mansyur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dan menjadikan puisi-puisi pada antologi puisi Mengapa Luka Tidak Memaafkan Pisau karya M. Aan Mansyur sebagai sumber data. Analisis data menggunakan teknik pilah unsur penentu. Data didapatkan dari mereduksi bait-bait puisi yang terdapat unsur penentu dari setiap jenis imaji. Yang kemudian dikelompokkan berdasarkan jenis imaji. Hasil penelitian ini ditemukan bahwa dalam kumpulan puisi Mengapa Luka Tidak Memaafkan Pisau karya M. Aan Mansyur, terdapat enam jenis imaji, yaitu imaji visual 28 data, imaji pendengaran 16 data, imaji penciuman 3 data, imaji rasaan 1 data, imaji rabaan 11 data, dan imaji gerak 5 data. Dengan imaji visual merupakan imaji yang paling banyak muncul. Penelitian ini akan diimplikasikan dalam pembelajaran menulis puisi. Hasil akhir dari penellitian ini yaitu berupa Handout pembelajaran. Handout ini dapat diterapkan sebagai alternatif bahan ajar menulis puisi untuk kelas X.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">CV. Global Aksara Pers</dc:publisher>
	<dc:date>2025-05-10</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Artikel Peer-review</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/154</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.5281/zenodo.15377775</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Edu Aksara; Vol 4 No 1 (2025): Edu Aksara: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan; 23-30</dc:source>
	<dc:source>2830-4721</dc:source>
	<dc:source>2962-715X</dc:source>
	<dc:source>10.64499/eduaksara.v4i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/154/147</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">Hak Cipta (c) 2025 Ayudyah Sekar Pinuji</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.globalaksarapers.com:article/156</identifier>
				<datestamp>2025-08-08T12:09:03Z</datestamp>
				<setSpec>eduaksara:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">GAYA  BAHASA ANTOLOGI PUISI KABAR SUKACINTA KARYA JOKO PINURBO SEBAGAI BAHAN AJAR TEKS PUISI KELAS XI SMK </dc:title>
	<dc:creator>Setyananda, Bagas Daffa</dc:creator>
	<dc:creator>Mulyani, Mimi</dc:creator>
	<dc:creator>Syahroni, Mashud</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Antologi Puisi</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Bahan Ajar</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Gaya Bahasa</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penggunaan gaya bahasa dalam teks puisi. Dalam menulis puisi, gaya bahasa merupakan salah satu aspek yan perlu dikuasai peserta didik untuk membuat sebuah karya puisi. Pengggunaan gaya bahasa dapat membantu peserta didik memahami cara menulis puisi menggunakan elemen bahasa untuk mengungkapkan perasaan dan ide secara lebih kompleks. Dari hasil observasi, bahan ajar yang digunakan dalam menulis puisi dirasa masih kurang mendukung proses pembelajaran. Penelitin ini bertujuan untuk menemukan gaya bahasa yang terdapat pada antologi puisi Kabar Sukacinta karya Joko Pinurbo serta mengimplementasikannya menjadi bahan ajar di sekolah. Analisis penelitian ini menggunakan teori Gorys Keraf. Desain penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Subjek penelitian yang digunakan adalah gaya bahasa dalam antologi puisi Kabar Sukacintai karya Joko Pinurbo. Metode pengumpulan data menggunakan teknik baca dan catat. Teknik analisis menggunakan analisis deskriptif. Hasil  penelitian ini menujukkan jenis-jenis gaya bahasa yang diperoleh dari kalimat pada larik dan bait pada antologi puisi Kabar Sukacinta. Gaya bahasa yang ditemukan yaitu gaya bahasa retoris dan gaya bahasa kiasan. Adapun gaya bahasa retoris yang ditemukan meliputi gaya bahasa aliterasi, asonansi, prolepsis, perifrasis, dan kiasmus. Sedangkan gaya bahasa kiasan yang ditemukan meliputi gaya bahasa simile,  personifikasi, metonimia, ironi, dan satire.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">CV. Global Aksara Pers</dc:publisher>
	<dc:date>2025-05-10</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Artikel Peer-review</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/156</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.5281/zenodo.15378122</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Edu Aksara; Vol 4 No 1 (2025): Edu Aksara: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan; 31-39</dc:source>
	<dc:source>2830-4721</dc:source>
	<dc:source>2962-715X</dc:source>
	<dc:source>10.64499/eduaksara.v4i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/156/148</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">Hak Cipta (c) 2025 Bagas Daffa Setyananda, Mimi Mulyani, Mashud Syahroni</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.globalaksarapers.com:article/165</identifier>
				<datestamp>2025-08-08T12:09:03Z</datestamp>
				<setSpec>eduaksara:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">JENIS, FUNGSI, DAN MAKNA METAFORA DALAM BAIT-BAIT LIRIK LAGU .FEAST DALAM ALBUM ABDI LARA INSANI</dc:title>
	<dc:creator>Hanif, Abdul</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Abdi Lara Insani</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">.Feast</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Lirik Lagu</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Metafora</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Stilistika</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis, fungsi, dan makna metafora dalam bait-bait lirik lagu album Abdi Lara Insani karya .Feast. Penelitian menggunakan metode deskriptif-kualitatif dengan teknik simak dan catat, serta analisis data menggunakan metode padan dan teknik Pilah Unsur Penentu berdasarkan teori Ullman dan Leech. Ditemukan jenis metafora antropomorfis, sinestetik, pengabstrakan, dan binatang. Fungsi metafora yang ditemukan meliputi informatif, pragmatik, dan ekspresif. Makna metafora mencakup stilistik, konotatif, afektif, reflektif, dan kolokatif. Hasil penelitian menunjukkan metafora dalam lirik lagu .Feast sebagai sarana ekspresi ideologi serta kritik sosial secara estetis dan relevan dalam pembelajaran stilistika di sekolah.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">CV. Global Aksara Pers</dc:publisher>
	<dc:date>2025-06-21</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Artikel Peer-review</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/165</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.5281/zenodo.15709074</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Edu Aksara; Vol 4 No 1 (2025): Edu Aksara: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan; 40-45</dc:source>
	<dc:source>2830-4721</dc:source>
	<dc:source>2962-715X</dc:source>
	<dc:source>10.64499/eduaksara.v4i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/165/159</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">Hak Cipta (c) 2025 Abdul Hanif</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.globalaksarapers.com:article/166</identifier>
				<datestamp>2025-08-08T12:10:17Z</datestamp>
				<setSpec>eduaksara:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">QISAS DALAM ISLAM DAN RELEVANSINYA PADA MASA KINI</dc:title>
	<dc:creator>Dwi Faradila, Afifah</dc:creator>
	<dc:creator>Sa’i, Mad</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Hak Asasi Manusia</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Hukum Islam</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Pembalasan Setimpal</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Sistem Peradilan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Qisās</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Qisās adalah konsep dalam hukum Islam yang mengatur pembalasan setimpal terhadap tindakan pembunuhan dan penganiayaan. Tujuannya adalah menegakkan keadilan dan memberikan efek jera. Namun, penerapan qisās menimbulkan perdebatan mengenai relevansinya dalam konteks masyarakat modern. Beberapa negara dengan sistem hukum Islam, seperti Arab Saudi, Iran, dan Pakistan, masih menerapkan qisās dalam sistem peradilan mereka. Misalnya, di Iran, hukum pidana mencakup qisās sebagai metode hukuman, di mana keluarga korban dapat meminta hukuman yang setimpal bagi pelaku. Namun, penerapan qisās juga menghadapi kritik, terutama terkait dengan kemungkinan penyalahgunaan, seperti dalam kasus pembunuhan atas dasar kehormatan. Selain itu, terdapat pertanyaan mengenai kesesuaiannya dengan hak asasi manusia dan standar keadilan modern. Oleh karena itu, penting untuk mengevaluasi kembali penerapan qisās dalam konteks masa kini, dengan mempertimbangkan nilai-nilai kemanusiaan dan perkembangan sistem peradilan modern.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">CV. Global Aksara Pers</dc:publisher>
	<dc:date>2025-06-21</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Artikel Peer-review</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/166</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.5281/zenodo.15709130</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Edu Aksara; Vol 4 No 1 (2025): Edu Aksara: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan; 46-52</dc:source>
	<dc:source>2830-4721</dc:source>
	<dc:source>2962-715X</dc:source>
	<dc:source>10.64499/eduaksara.v4i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/166/160</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">Hak Cipta (c) 2025 Afifah Dwi Faradila, Mad Sa’i</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.globalaksarapers.com:article/174</identifier>
				<datestamp>2025-11-25T09:31:24Z</datestamp>
				<setSpec>eduaksara:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">PERAN KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM  MENGEMBANGKAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU DI  SMP ISLAM INSAN KAMIL WONOAYU SIDOARJO</dc:title>
	<dc:creator>Shofi, Millatus</dc:creator>
	<dc:creator>Mukminin, Sholikatul</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Guru</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Kepala Sekolah</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Kompetensi Profesional</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Manajemen Pendidikan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">MGMP</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya kepala sekolah dalam mengembangkan kompetensi profesional guru di SMP Islam Insan Kamil Wonoayu. Kompetensi profesional guru merupakan aspek penting dalam meningkatkan mutu pendidikan dan pencapaian tujuan pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, yang kemudian dianalisis menggunakan model interaktif: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah berperan aktif dalam meningkatkan profesionalisme guru melalui berbagai strategi seperti pelaksanaan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) internal, pemberian kesempatan mengikuti pelatihan atau workshop, serta penguatan supervisi dan evaluasi pembelajaran. Selain itu, kepala sekolah juga menciptakan iklim kerja yang kondusif dan memfasilitasi peningkatan kompetensi guru melalui pemanfaatan teknologi dan sumber belajar. Upaya ini berdampak positif terhadap peningkatan kualitas pembelajaran dan profesionalitas guru.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">CV. Global Aksara Pers</dc:publisher>
	<dc:date>2025-07-25</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Artikel Peer-review</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/174</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.5281/zenodo.16418973</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Edu Aksara; Vol 4 No 2 (2025):  Edu Aksara: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan; 1-11</dc:source>
	<dc:source>2830-4721</dc:source>
	<dc:source>2962-715X</dc:source>
	<dc:source>10.64499/eduaksara.v4i2</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/174/162</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">Hak Cipta (c) 2025 Millatus Shofi, Sholikatul Mukminin</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.globalaksarapers.com:article/176</identifier>
				<datestamp>2025-11-25T09:31:24Z</datestamp>
				<setSpec>eduaksara:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Membentuk Kemandirian Belajar Mahasiswa pada Matakuliah Pancasila melalui Penggunaan LMS Brilian</dc:title>
	<dc:creator>Muvid, Muhamad Basyrul</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Kemandirian-Belajar</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">LMS-Brilian</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">mahasiswa</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Pancasila   </dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Kemandirian belajar menjadi salah satu tujuan dalam pembelajaran abad 21 ini yang memang pembelajaran era sekarang cenderung pada pembelajaran online dan juga asinkronus. Untuk memenuhi kebutuhan belajar maka perlu memanfaatkan LMS, sehingga belajar mahasiswa bisa terakomodir dengan baik. Tujuan penelitian ini ialah bagaimana membentuk kemandirian belajar mahasiswa pada matakuliah Pancasila melalui penggunaan LMS Brilian. Metode penelitian yang digunakan ialah kualitatif dengan jenis studi kasus, teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dokumentasi, teknik analisa data menggunakan induksi dan interpretasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemandirian belajar dapat dibentuk melalui penggunaan LMS Brilian pada matakuliah Pancasila. Kemandirian belajar terbentuk by desain dengan cara sajian materi sudah lengkap selama satu semester di LMS Brilian, ditambah adanya aktivitas pembelajaran di dalamnya sehingga pemilihan fitur yang ada di LMS tersebut harus disesuaikan. Kesiapan LMS Brilian menjadi syarat mutlak untuk membentuk kemandirian belajar mahasiswa. Kesiapan LSM Brilian bisa terwujud manakala peran dosen MK juga maksimal. Hubungan kemandirian belajar dengan penggunaan LMS Brilian saling berhubungan dan mempengaruhi sehingga LMS Brilian harus betul-betul dimanfaatkan secara maksimal guna mendukung proses belajar mahasiswa, juga proses mengajar dosen. Kemandirian belajar yang dibentuk bukan serta merta untuk meninggalkan kewajiban peran dosen sebagai pengajar, namun sebagai bentuk meluaskan akses belajar dan mengembangkan proses belajar sehingga peran dosen tetap ada sebagai pengontrol dan pembimbing mahasiswa.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">CV. Global Aksara Pers</dc:publisher>
	<dc:date>2025-07-28</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Artikel Peer-review</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/176</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.5281/zenodo.16535377</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Edu Aksara; Vol 4 No 2 (2025):  Edu Aksara: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan; 12-24</dc:source>
	<dc:source>2830-4721</dc:source>
	<dc:source>2962-715X</dc:source>
	<dc:source>10.64499/eduaksara.v4i2</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/176/164</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">Hak Cipta (c) 2025 Muhamad Basyrul Muvid</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.globalaksarapers.com:article/179</identifier>
				<datestamp>2025-08-08T12:31:07Z</datestamp>
				<setSpec>eduaksara:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Desain Pembelajaran PAI Berbasis Deep Learning: Membangun Pengalaman Belajar Memahami, Mengaplikasi, dan Merefleksi</dc:title>
	<dc:creator>Ghurron Muhajjalina, Kuunu </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Deep Learning</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Desain Pembelajaran</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Pendidikan Agama Islam</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Pengalaman Belajar</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Refleksi Pembelajaran</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran strategis dalam membentuk karakter, sikap, dan spiritualitas peserta didik namun, praktik pembelajaran yang masih dominan berfokus pada hafalan dan pemahaman permukaan (surface learning) membuat siswa kurang mampu menghayati serta menerapkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan pembelajaran yang lebih mendalam dan bermakna. Kajian ini bertujuan untuk mengkaji secara konseptual desain pembelajaran PAI berbasis deep learning sebagai alternatif untuk meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar. Metode yang digunakan adalah studi pustaka, yaitu dengan menelaah berbagai sumber literatur terkait teori deep learning dan praktik pembelajaran PAI. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendekatan deep learning menekankan pada pengalaman belajar yang utuh, mencakup tiga tahapan utama: memahami ajaran Islam secara mendalam, mengaplikasikan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari, serta merefleksi proses pembelajaran untuk menilai sejauh mana pemahaman dan penerapan yang telah dilakukan. Strategi yang mendukung pendekatan ini mencakup diskusi reflektif, studi kasus, pembelajaran kolaboratif dan Problem Based Learning (PBL). Pendekatan ini dinilai lebih efektif dalam membangun pemahaman bermakna dan internalisasi nilai yang mendalam pada peserta didik.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">CV. Global Aksara Pers</dc:publisher>
	<dc:date>2025-08-08</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Artikel Peer-review</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/179</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.5281/zenodo.16779397</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Edu Aksara; Vol 4 No 1 (2025): Edu Aksara: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan; 53-64</dc:source>
	<dc:source>2830-4721</dc:source>
	<dc:source>2962-715X</dc:source>
	<dc:source>10.64499/eduaksara.v4i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/179/169</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">Hak Cipta (c) 2025 Kuunu  Ghurron Muhajjalina</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.globalaksarapers.com:article/180</identifier>
				<datestamp>2025-08-11T14:46:44Z</datestamp>
				<setSpec>eduaksara:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Strategi Visual Desain Karakter dalam Media Pembelajaran Interaktif Anak Usia Dini (4-6 Tahun)</dc:title>
	<dc:creator>Setyowulan, Amalia </dc:creator>
	<dc:creator>Salmaa Aaqilah, Fairuz</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Anak-anak</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Anak Usia Dini</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Desain Karater</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Media Pembelajaran</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Strategi Visual</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Usia dini merupakan masa krusial dalam perkembangan kognitif dan emosional anak, sehingga dibutuhkan media pembelajaran yang sesuai untuk mendukung proses belajarnya. Desain karakter menjadi elemen penting karena dapat membantu anak memahami cerita dan meningkatkan literasi emosional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi visual desain karakter, yang mencakup aspek warna, bentuk, dan ekspresi wajah, melalui studi komparatif terhadap dua animasi anak, yaitu Bluey (2018) dan Charlie and Lola (2005). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif serta pendekatan perancangan berdasarkan teori Five Phases of the Graphic Design Process oleh Robin Landa. Data diperoleh dari analisis dua animasi edukatif serta didukung oleh kajian literatur dan triangulasi antara konten animasi dengan teori perkembangan anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi desain karakter yang efektif untuk anak usia 4–6 tahun harus mempertimbangkan tiga prinsip utama: penggunaan bentuk dasar dan familiar, warna cerah serta representatif, dan ekspresi wajah yang eksplisit. Desain karakter yang holistik berperan penting dalam mendukung proses belajar anak usia dini secara optimal.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">CV. Global Aksara Pers</dc:publisher>
	<dc:date>2025-08-11</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Artikel Peer-review</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/180</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.5281/zenodo.16794987</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Edu Aksara; Vol 4 No 1 (2025): Edu Aksara: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan; 65-76</dc:source>
	<dc:source>2830-4721</dc:source>
	<dc:source>2962-715X</dc:source>
	<dc:source>10.64499/eduaksara.v4i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/180/170</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">Hak Cipta (c) 2025 Amalia  Setyowulan, Fairuz Salmaa Aaqilah</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.globalaksarapers.com:article/181</identifier>
				<datestamp>2025-11-25T09:31:53Z</datestamp>
				<setSpec>eduaksara:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">PENERAPAN MEDIA TIKTOK UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS SURAT PRIBADI KELAS VII B</dc:title>
	<dc:creator>Meidhita Putri, Alma</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Aplikasi TikTok</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Menulis</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Surat Pribadi</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Penelitian ini dilakukan dengan tujuan meningkatkan keterampilan menulis surat pribadi siswa kelas VII B di SMP Negeri 6 Purwokerto dengan memanfaatkan media TikTok. Permasalahan yang diidentifikasi berkaitan dengan tantangan siswa dalam menulis surat pribadi dengan sturktur yang koheren dan aturan linguistik. Adapun metode penelitian yang digunakan yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan selama dua siklus. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII B SMP Negeri 6 Purwokerto. Hasil penelitian menunjukkan jika penggunakan media TikTok dalam pembelajaran menulis surat pribadi mampu menumbukan kemampuan dan kreativitas menulis surat pribadi siswa. Penelitian ini juga berkontribusi dalam pengembangan pembelajaran bahasa Indonesia dengan memanfaatkan teknologi dan menunjukkan bahwa media TikTok sangat efektif dalam meningkatkan keterampilan menulis siswa.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">CV. Global Aksara Pers</dc:publisher>
	<dc:date>2025-11-25</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Artikel Peer-review</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/181</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.64499/eduaksara.v4i2.181</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Edu Aksara; Vol 4 No 2 (2025):  Edu Aksara: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan; 25-28</dc:source>
	<dc:source>2830-4721</dc:source>
	<dc:source>2962-715X</dc:source>
	<dc:source>10.64499/eduaksara.v4i2</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/181/181</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">Hak Cipta (c) 2025 Alma Meidhita Putri</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.globalaksarapers.com:article/183</identifier>
				<datestamp>2025-11-25T09:31:53Z</datestamp>
				<setSpec>eduaksara:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Strategi Kepemimpinan Perempuan dalam Mengembangkan Lembaga Pendidikan di Yayasan Darul-Ulum I, Lenteng Barat, Lenteng, Sumenep</dc:title>
	<dc:creator>Anas Ilhami</dc:creator>
	<dc:creator>Mohammad Hosnan</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Lembaga Pendidikan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Kepemimpinan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Perempuan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Strategi</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Penelitian ini dimaksudkan untuk menelaah sejauh mana kepemimpinan perempuan dalam mengembangkan lembaga pendidikna di Yayaysan Darul-Ulum I, Lenteng Barat, Lenteng, Sumenep. Fokus penelitian ini adalah pada strategi kepemimpinan perempuan. Untuk mengetahui hal tersebut peneliti akan menggali ruang lingkup permasalahan sebagai berikut: pertama, apa saja strategi yang diterapkan oleh kepemimpinan perempuan dalam mengembangkan lembaga pendidikan di Yayasan Darul-Ulum I; kedua, bagaimana tantangan yang dihadapi oleh kepemimpinan perempuan dalam mengembangkan lembaga pendidikan; ketiga, bagaimana efektivitas kepemimpinan perempuan dalam mengembangkan lembaga pendidikan di Yayasan Darul-Ulum I. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif (field research). pendekatan tersebut digunakan untuk mendeskripsikan strategi kepemimpinan perempuan melalui relasi sosial, status sosial, prilaku, ide dan gagasan kepemimpinan perempuan. Teori yag digunakan dalam menanggapi permasalahan di atas adalah teori kepemimpinan transformasional Bernard M. Bass. Teori tersebut berfungsi menganalisa strategi, tantangan serta efektivitas kepemimpinan perempuan dalam mengembangkan sebuah lembaga pendidikan. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pengumpulan data, reduksi data (data reduction), penyajian data (data display), dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menemukan bahwa strategi kepemimpinan perempuan yang diterapkan meliputi beberapa hal, yaitu membangun kepemimpinan kolaboratif, pemberdayaan sumber daya manusia, penguatan visi misi sebagai sebuah komitmen, penguatan budaya disiplin, memanfaatkan teknologi, meningkatkan partisipasi stakeholder, berjejaring yang luas, partisipatif, penertipan arsip, perbaikan kurikulum, dan penerapan program mukim bagi kelas akhir, sementara tantangannya yaitu: resistensi kepemimpinan perempuan dan peranan ganda dari seorang perempuan itu sendiri. Maka dari itu kepemimpinan perempuan di Yayasan Darul-Ulum I dapat dikatakan efektiv dalam mengembangkan lembaga pendidikan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">CV. Global Aksara Pers</dc:publisher>
	<dc:date>2025-11-22</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Artikel Peer-review</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/183</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.64499/eduaksara.v4i2.183</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Edu Aksara; Vol 4 No 2 (2025):  Edu Aksara: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan; 29-40</dc:source>
	<dc:source>2830-4721</dc:source>
	<dc:source>2962-715X</dc:source>
	<dc:source>10.64499/eduaksara.v4i2</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/183/182</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">Hak Cipta (c) 2025 Anas Ilhami, Mohammad Hosnan</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header status="deleted">
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.globalaksarapers.com:article/185</identifier>
				<datestamp>2025-11-01T13:21:57Z</datestamp>
				<setSpec>eduaksara:ART</setSpec>
			</header>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.globalaksarapers.com:article/188</identifier>
				<datestamp>2025-11-06T07:53:22Z</datestamp>
				<setSpec>eduaksara:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">PENGEMBANGAN SUMBER BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) BERBASIS DIGITAL DAN INTEGRASI PRINSIP-PRINSIP AGAMA ISLAM DALAM TEORI BELAJAR</dc:title>
	<dc:creator>Novita Sari, Nia</dc:creator>
	<dc:creator>Hasanah, Syofiatul</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Integrasi Islam</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Sumber Belajar Digital PAI</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Teori Belajar</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Pesatnya perkembangan teknologi digital menuntut adanya reorientasi yang mendalam dalam pengembangan sumber belajar Pendidikan Agama Islam (PAI). Jurnal ini berupaya mengkaji secara komprehensif kerangka teoritis yang mendasari pengembangan sumber belajar PAI berbasis digital, dengan fokus utama pada integrasi teori-teori belajar utama (Behaviorisme, Kognitivisme, Konstruktivisme, dan Konektivisme) dan prinsip-prinsip ajaran Islam yang fundamental. Metode yang digunakan adalah studi literatur (library research) dengan pendekatan kualitatif- deskriptif. Analisis berfokus pada keterkaitan antara keempat teori belajar tersebut dengan desain dan implementasi sumber belajar digital PAI. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengembangan sumber belajar digital PAI yang efektif memerlukan adopsi eklektik dari berbagai teori belajar untuk memaksimalkan proses pembelajaran. Secara khusus, teori Konektivisme menawarkan relevansi tertinggi di era digital karena fokusnya pada jaringan dan informasi. Lebih lanjut, keberhasilan kerangka teoritis ini sangat bergantung pada integrasi prinsip-prinsip dasar agama Islam, seperti tauhid (keesaan Allah), akhlak (moralitas), dan keseimbangan dunia- akhirat), ke dalam setiap tahapan desain. Integrasi ini berfungsi sebagai filter normatif sekaligus panduan substantif, memastikan konten yang dihasilkan tidak hanya relevan secara teknologi dan pedagogis, tetapi juga teologis dan moral bagi peserta didik.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">CV. Global Aksara Pers</dc:publisher>
	<dc:date>2023-11-05</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Artikel Peer-review</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/188</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.64499/eduaksara.v2i2.188</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Edu Aksara; Vol 2 No 2 (2023): Edu Aksara: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan; 59-67</dc:source>
	<dc:source>2830-4721</dc:source>
	<dc:source>2962-715X</dc:source>
	<dc:source>10.64499/eduaksara.v2i2</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/188/177</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">Hak Cipta (c) 2023 Nia Novita Sari, Syofiatul Hasanah</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.globalaksarapers.com:article/194</identifier>
				<datestamp>2025-11-25T10:01:12Z</datestamp>
				<setSpec>eduaksara:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">PENTINGNYA PERWUJUDAN SILA KEEMPAT DAN KELIMA DALAM KEHIDUPAN BERBANGSA DAN BERNEGARA MENURUT PANDANGAN ISLAM</dc:title>
	<dc:creator>Garfes, Harry Pribadi</dc:creator>
	<dc:creator>Haqiqi, M Iqbal</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Pandangan Islam</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Sila Keempat</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Sila Kelima</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Studi ini bertujuan untuk menganalisis peran dan pentingnya sila keempat dan kelima Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia menurut perspektif Islam. Pendekatan kualitatif digunakan dengan teknik pengumpulan data melalui kajian pustaka. Data dianalisis secara deskriptif untuk memahami hubungan antara sila-sila Pancasila dengan prinsip-prinsip Islam. Hasil analisis menunjukkan bahwa sila keempat, yang menekankan musyawarah, sejalan dengan konsep syura dalam Islam. Melalui musyawarah, partisipasi masyarakat dalam pengambilan keputusan diberikan ruang yang luas, mencerminkan nilai-nilai demokrasi dan inklusivitas. Sementara itu, sila kelima yang menuntut keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, sesuai dengan prinsip-prinsip keadilan dalam Islam, mencakup distribusi kekayaan yang adil, perlindungan hak-hak individu, dan penegakan hukum yang adil. Sinergi antara Pancasila dan pandangan Islam menghasilkan kerangka kerja yang kokoh bagi pembangunan negara yang berlandaskan keadilan, persatuan, dan kebersamaan. Kedua nilai ini tidak hanya menjadi prinsip hukum positif, tetapi juga ajaran moral yang diperlukan untuk mencapai keadilan dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia. Dengan memadukan nilai-nilai Pancasila dengan pandangan Islam, Indonesia bisa mewujudkan visi bersama sebagai negara yang demokratis, adil, dan sejahtera bagi semua warga. Untuk itu, penting bagi negara dan masyarakat Indonesia untuk menjaga dan mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila serta nilai-nilai agama sebagai bagian penting dari identitas dan kehidupan berbangsa dan bernegara.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">CV. Global Aksara Pers</dc:publisher>
	<dc:date>2025-09-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Artikel Peer-review</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/194</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.64499/eduaksara.v4i2.194</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Edu Aksara; Vol 4 No 2 (2025):  Edu Aksara: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan; 41-50</dc:source>
	<dc:source>2830-4721</dc:source>
	<dc:source>2962-715X</dc:source>
	<dc:source>10.64499/eduaksara.v4i2</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/194/183</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">Hak Cipta (c) 2025 Harry Pribadi Garfes, M Iqbal Haqiqi</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.globalaksarapers.com:article/213</identifier>
				<datestamp>2026-01-12T10:04:05Z</datestamp>
				<setSpec>eduaksara:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">ANALISIS KESALAHAN PENGGUNAAN EJAAN PADA POSTINGAN @kemkomdigi DI INSTAGRAM</dc:title>
	<dc:creator>Sensi, Faradilla Putri</dc:creator>
	<dc:creator>Kyo Kae Saniro, Roma</dc:creator>
	<dc:creator>Khairani, Ailla</dc:creator>
	<dc:creator>Adiputra Pratama, Bintang</dc:creator>
	<dc:creator>Sativo Yance, Bova</dc:creator>
	<dc:creator>Tesalonika, Clarissa</dc:creator>
	<dc:creator>Sadina, Kayana</dc:creator>
	<dc:creator>Salwa Hasanah, Nailah</dc:creator>
	<dc:creator>Kezie Aurella, Xendria</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Analisis Bahasa</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Instagram</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Kesalahan Ejaan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Komunikasi Digital</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Penelitian ini bertujuan untuk menentukan seberapa pentingnya penggunaan bahasa yang sesuai dengan kaidah ejaan pada unggahan media sosial lembaga pemerintahan, termasuk akun Instagram @kemkomdigi. Namun ternyata, dalam praktiknya masih ditemukan berbagai bentuk kesalahan ejaan, seperti ketidaktepatan huruf kapital, penggunaan huruf miring, kesalahan tanda baca, serta penulisan unsur serapan yang tidak sesuai. Penelitian ini menjabarkan tiga pertanyaan utama, yaitu: bentuk kesalahan ejaan apa saja yang muncul, bagaimana pembagiannya berdasarkan EYD Edisi V dan PUEBI, serta rekomendasi tentang apa yang harus dilakukan untuk meningkatkan kualitas bahasa pada komunikasi digital. Adapun metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan data berupa sejumlah unggahan Instagram yang mengandung unsur kebahasaan. Kesalahan-kesalahan tersebut akan diidentifikasi melalui proses pengkodean dan dikelompokkan ke dalam beberapa kategori, diantaranya adalah huruf, kata, tanda baca, dan kata serapan dengan berdasarkan pada teori analisis kesalahan Corder. Hasil penelitian ini menunjukkan kesalahan yang paling sering muncul adalah kapitalisasi, penggunaan huruf miring, tanda titik, tanda hubung, tanda petik, dan penulisan kata serapan yang tidak tepat. Pola kesalahan juga terlihat selalu berulang pada beberapa unggahan. Penelitian ini ikut andil dalam memberikan rekomendasi praktis untuk meningkatkan pemahaman akan bahasa dan ejaan pada media sosial pemerintahan dan memperkuat profesionalitas mereka dalam berkomunikasi di ruang publik.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">CV. Global Aksara Pers</dc:publisher>
	<dc:date>2025-12-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Artikel Peer-review</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/213</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.64499/eduaksara.v4i2.213</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Edu Aksara; Vol 4 No 2 (2025):  Edu Aksara: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan; 51-60</dc:source>
	<dc:source>2830-4721</dc:source>
	<dc:source>2962-715X</dc:source>
	<dc:source>10.64499/eduaksara.v4i2</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/213/226</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">Hak Cipta (c) 2025 Faradilla Putri Sensi, Roma Kyo Kae Saniro, Ailla Khairani, Bintang Adiputra Pratama, Bova Sativo Yance, Clarissa Tesalonika, Kayana Sadina, Nailah Salwa Hasanah, Xendria Kezie Aurella</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.globalaksarapers.com:article/259</identifier>
				<datestamp>2026-03-10T08:49:42Z</datestamp>
				<setSpec>eduaksara:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Rujukan Filsafat Ilmu dalam Integrasi Agama dan Sains serta Sejarah Perkembangannya</dc:title>
	<dc:creator>MULY, MULYATI</dc:creator>
	<dc:creator>Musthan, Zulkifli</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Agama</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Filsafat Ilmu</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Integrasi Ilmu</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Sains</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Sejarah</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Filsafat, ilmu, dan agama merupakan tiga pilar yang tidak dapat dipisahkan dalam membangun peradaban manusia. Filsafat menyediakan fondasi konseptual yang memandu arah ilmu pengetahuan, sementara sains berperan sebagai manifestasi empiris dari refleksi filosofis. Agama, khususnya dalam tradisi Islam, memberikan nilai etis dan spiritual yang menjaga ilmu agar tidak kehilangan arah. Artikel ini bertujuan untuk menguraikan bagaimana filsafat berperan dalam mengintegrasikan ilmu dan sains, serta bagaimana pandangan Al-Qur’an dan sejarah Islam mendukung proses integrasi tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi pustaka dengan merujuk pada karya-karya klasik filsafat Barat (Russell, Popper, Kuhn, Lakatos), serta karya filsuf dan cendekiawan Muslim (Al-Attas, Fazlur Rahman, Mulyadhi Kartanegara). Hasil kajian menunjukkan bahwa sejak Yunani Kuno hingga era kontemporer, ilmu pengetahuan tidak pernah terlepas dari kerangka filosofis. Pada masa keemasan Islam, integrasi filsafat, agama, dan sains melahirkan peradaban ilmu yang gemilang. Al-Qur’an sendiri mendorong manusia untuk menggunakan akal, meneliti fenomena alam, dan menjadikan ilmu sebagai sarana mengenal Allah. Relevansi kontemporer integrasi ini sangat kuat, terutama dalam menghadapi krisis lingkungan, tantangan etika teknologi, serta dehumanisasi akibat perkembangan sains modern. Dengan demikian, integrasi filsafat, ilmu, dan agama menjadi landasan penting untuk membangun ilmu pengetahuan yang utuh, bermakna, dan bermanfaat bagi kemanusiaan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">CV. Global Aksara Pers</dc:publisher>
	<dc:date>2026-03-10</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Artikel Peer-review</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/259</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.64499/eduaksara.v5i1.259</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Edu Aksara; Vol 5 No 1 (2026): Edu Aksara: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan; 1-12</dc:source>
	<dc:source>2830-4721</dc:source>
	<dc:source>2962-715X</dc:source>
	<dc:source>10.64499/eduaksara.v5i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/259/267</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">Hak Cipta (c) 2026 MULYATI MULY, Zulkifli Musthan</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
	</ListRecords>
</OAI-PMH>
