Puasa Ramadan sebagai Terapi Kesehatan Fisik dan Mental: Kajian Literatur dari Perspektif Islam dan Sains Modern

Penulis

  • Ananda Putri Yulianti Universitas Pendidikan Indonesia
  • Aceng Kosasih Universitas Pendidikan Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.64499/jgi.v4i2.225

Kata Kunci:

Islam, Kajian Literatur, Kesehatan Fisik, Kesehatan Mental, Puasa Ramadan

Abstrak

Puasa Ramadhan merupakan ibadah wajib bagi umat Islam yang memiliki nilai spiritual sekaligus manfaat kesehatan yang signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji manfaat puasa Ramadhan dari perspektif Islam dan sains modern, khususnya dalam konteks kesehatan fisik dan mental. Metode yang digunakan adalah kajian literatur terhadap sumber-sumber keislaman (Al-Qur’an, hadis) serta hasil penelitian ilmiah tentang efek puasa terhadap metabolisme tubuh, fungsi organ, dan kesehatan psikologis. Hasil kajian menunjukkan bahwa puasa Ramadan tidak hanya meningkatkan kedisiplinan spiritual, tetapi juga berperan dalam detoksifikasi tubuh, peningkatan sensitivitas insulin, penurunan kadar lemak, serta penguatan keseimbangan emosional. Dengan demikian, puasa Ramadan dapat dipandang sebagai terapi alami yang menyatukan dimensi spiritual dan medis dalam menjaga kesehatan manusia secara holistik.

Referensi

Tahapary, D. L., Wafa, S., & Harbuwono, D. S. (2021). Puasa Ramadan dan Diabetes Melitus: Risiko, Manfaat dan Peluang Penelitian. Jurnal Penyakit Dalam Indonesia, 8(1), Article 1. https://scholarhub.ui.ac.id/jpdi/vol8/iss1/1/

Setiawan, R., & Prasetyo, M. (2021). Efek puasa terhadap metabolisme energi dan sensitivitas insulin. Jurnal Kedokteran Metabolik.

Salim, I., et al. (2013). Impact of religious Ramadan fasting on cardiovascular disease: a systematic review of the literature.

Putri, R., & Wahyuni, S. (2021). Pengaruh puasa Ramadan terhadap tingkat stres dan kesejahteraan psikologis. Jurnal Psikologi Klinis Indonesia.

Dekan Psikologi Paparkan Manfaat Puasa bagi Kesehatan Mental: Mengurangi Stres—Depresi. (2025, Maret 12). Unesa.

Purnomo, B., dkk. (2025). DAMPAK PSIKOSPIRITUAL PUASA RAMADAN TERHADAP STRES, KECEMASAN, DAN KETAHANAN MENTAL. Indonesian Journal of Islamic Studies (IJIS).

Kosasih A, Salwa (2023) Hubungan Antara Kesehatan Mental dan Bunuh Diri Akibat Depresi Menurut Pandangan Islam. Journal of Islamic Education Studies.

Longo, V. D., & Mattson, M. P. (2014). Fasting: Molecular mechanisms and clinical applications. Cell Metabolism, 19(2), 181–192.

Kul, S., Savas, E., Ozturk, Z. A., & Karadag, G. (2014). Does Ramadan fasting alter body weight and blood lipids and fasting blood glucose in a healthy population? Nutrition & Metabolism, 11(1), 1–7.

Trepanowski, J. F., & Bloomer, R. J. (2010). The impact of religious fasting on human health. Nutrition Journal, 9(1), 1–9.

Koenig, H. G. (2012). Religion, spirituality, and health: The research and clinical implications. ISRN Psychiatry, 2012, 1–33.

Roky, R., Houti, I., Moussamih, S., Qotbi, S., & Aadil, N. (2012). Physiological and chronobiological changes during Ramadan intermittent fasting. Annals of Nutrition and Metabolism, 61(4), 337–343.

Nasr, S. H. (2002). Islam and the challenge of modernity. Islamic Texts Society.

Al-Ghazali. (2005). Ihya’ Ulum al-Din. Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiyyah.

Diterbitkan

2026-01-15

Cara Mengutip

Putri Yulianti, A., & Kosasih , A. (2026). Puasa Ramadan sebagai Terapi Kesehatan Fisik dan Mental: Kajian Literatur dari Perspektif Islam dan Sains Modern. Jurnal Global Islamika, 4(2), 49–55. https://doi.org/10.64499/jgi.v4i2.225

Artikel Serupa

1 2 3 4 5 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.